Tangkapan layar video memperlihatkan kondisi korban yang mengalami luka usai mengalami penganiayaan
SAMPANG,BANGSAONLINE.com -Guru tugas berinisial AR di sebuah lembaga pendidikan swasta di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, dianiaya keluarga muridnya, Kamis sore.
Polisi telah mengamankan dua terduga pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penganiayaan diduga dipicu tindakan AR yang sebelumnya memukul seorang siswa berinisial HA saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Seorang warga yang juga mengajar di lembaga tersebut mengatakan, peristiwa bermula ketika korban sedang mengajar dan mendapati siswa bercanda serta tidak menghiraukan arahan guru.
Siswa tersebut kemudian dipukul menggunakan kayu pada bagian bahu kanan karena tidak menyetor hafalan dan tetap bercanda saat pelajaran berlangsung.
Mengetahui hal itu, keluarga siswa tidak terima dan mendatangi sekolah dengan membawa clurit dan gagang cangkul.
Pelaku kemudian menemui korban dan melakukan penganiayaan. Korban ditampar dan dipukul menggunakan sarung clurit di bagian belakang kepala hingga mengalami luka. Selain itu, korban juga dipukul menggunakan gagang cangkul.
Plt Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan warga terkait kejadian tersebut.
Polisi kemudian mengamankan dua terduga pelaku berinisial SM dan HM, warga Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Kedua terduga pelaku telah diamankan Polres Sampang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandas AKP Eko. (van)







