Gubernur terpilih, Khofifah Indar Parawansa (tengah) foto bersama (kanan) Nyai Masruroh Wahid (ketua PW Muslimat NU Jatim), KH Agus Ali Mashuri (Syuriah NU Jatim), dan HM Roziqi (Tim Khofifah-Emil), (kiri) KH Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua . PWNU Jatim.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hampir dua pekan setelah disahkan KPU Jatim sebagai pemenang Pilgub, Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa, Rabu (18/7) hari ini sowan ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim di Jalan Masjid Al Akbar Timur, Gayungan, Surabaya.
Khofifah yang datang didampingi Ketua PW Muslimat NU Jatim, Nyai Masruroh Wahid dan Ketua Tim Kampanye Khofifah-Emil, KH M Roziqi disambut sejumlah pengurus, di antaranya Ketua PWNU Jatim, Hasan Mutawakkil Alallah dan Wakil Rais Syuriyah, KH Agus Ali Masyhuri (Gus Ali).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
Usai menggelar pertemuan tertutup sekitar satu jam, Gus Ali kepada wartawan menuturkan Pilgub Jatim telah selesai. Tidak ada friksi dan masalah. "Mari kita bangun Jatim ke depan dengan kebersamaan dan ketulusan," katanya.
Pengasuh Ponpes Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo itu juga menegaskan, PWNU siap mendukung penuh kepemimpinan Khofifah demi sukses Jatim menjadi kiblat nasional.
"Semoga Bu Khofifah mampu mewujudkan Jawa Timur semakin makmur. Adil dalam kemakmuran, makmur dalam keadilan. Kita bangun dengan kebersamaan dan ketulusan," ucapnya.
Apalagi, tandas Gus Ali, Khofifah merupakan sosok yang sudah teruji dan terbukti. Karena itu, yang perlu dilakukan kader NU sekarang adalah menjaga kebersamaan dan ketulusan untuk membangun Jawa Timur.
"NU merupakan payung bangsa, tentunya payung harus lebih besar daripada yang dipayungi. Kalau payungnya kecil, kudanan kabeh, kepanasan kabeh," katanya sambil tersenyum.
Selain itu, Gus Ali meminta kehadiran Khofifah ke PWNU tidak dianggap sebagai orang baru karena mantan Menteri Sosial tersebut memang kader NU, ketua umum PP Muslimat NU.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




