Wujudkan Sekolah Adiwiyata, Pemkab Lamongan Gandeng BPDASHL Solo

Wujudkan Sekolah Adiwiyata, Pemkab Lamongan Gandeng BPDASHL Solo Bupati Fadeli saat penandatanganan MoU.

"Kalau sudah ada MoU ini akan selalu diagendakan terus kita jadwalkan secara rutin dan bertahap," ucap Suratman yang menyebutkan untuk memperoleh bibit pohon ini tidak dipungut biaya.

"Yang membutuhkan pohon ini hanya perlu melaporkan siapa yang minta, ditanam di mana dan bibitnya gratis asal ambil sendiri," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Adi Suwito menyebutkan sudah ada beberapa sekolah di Lamongan yang telah berstatus adiwiyata Mandiri. "Adiwiyata Mandiri di tingkat Sekolah Dasar ada dua kemudian SMP Negeri 2 dan SMAN 1," ucap Adi.

Selain itu, sambung Adi, juga ada beberapa sekolah yang berstatus adiwiyata Nasional sedang menuju ke adiwiyata mandiri.

"Kalau Adiwiyata Nasional yang menuju Adiwiyata Mandiri yang akan datang Madratsah Aliyah Negeri, SMAN 2 kemudian SMP 1, SD Karanggeneng, SD Turi dan MTs Blawi," ujarnya.

Ia pun optimis dengan adanya MoU tersebut dapat menunjang kegiatan sekolah Adiwiyata. "InsyaAllah akan sangat mendukung pelaksanaan program sekolah adiwiyata mendatang, bagi sekolah yang tidak mandiri saya yakin pepohonan akan muncul di sekolah itu," pungkas Adi. (qom/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO