Petugas saat melakukan evakuasi terhadap mayat korban.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Warga desa Sumedangan digegerkan penemuan mayat seorang laki-laki dalam keadaan telanjang bulat di sebuah rumah kosong di Dusun Tengah, Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (03/10) malam.
Dari info yang didapat dari lokasi, mayat yang diketahui bernama Junaidi (45) ditemukan pertama kali oleh Ningsih (43) di sebuah rumah kosong milik Alm. Sunarmo dalam keadaan telanjang bulat. Korban yang juga warga setempat kebetulan bersebelahan rumah dengan Ningsih.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Sedangkan AKP Sudarisman Kapolsek Pademawu membenarkan penemuan mayat dalam.keadaan bugil tersebut. Korban ditemukan oleh Ningsih di rumah kosong milik Alm. Sunarmo sekitar pukul 23.30 wib.
“Menurut keterangan saksi (Ningsih), karena mendengar suara dari rumah kosong milik Alm. Sunarmo yang bersebelahan dengan rumahnya, saksi menghampiri rumah tersebut dan membuka pintu, lalu Ningsih melihat laki-laki dalam keadaan telanjang,” jelas Kapolsek.
Sudarisman menambahkan, Ningsih mengaku bahwa saat itu korban belum meninggal. Bahkan, Junaidi sempat menarik tangan Ningsih, namun tiba-tiba kemudian kondisinya lemas lalu mendengkur dan lantas langsung jatuh terlentang.
“Ningsih selanjutnya memberitahukan suaminya Suhartono (51) dan suaminya memanggil warga karena menemukan korban yang sudah tidak bergerak,” tuturnya.
Kejadian tersebut sudah ditangani pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. TKP sudah terlihat Police Line. Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi yang merupakan pasangan suami istri yakni Suhartono, (51) dan Sri Purnama Ningsih (43) warga setempat untuk mengungkap penyebab kematian korban yang tidak wajar. (err/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




