Di samping pembangunan fisik, TNI bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri juga telah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada aparat-aparat desa, dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dana desa sebagai bagian dari pembangunan non-fisik, yang juga diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan, metode bertani dan beternak modern, serta sosialisasi hukum, bahaya narkoba, maupun kesadaran Bela Negara.
TMMD kali ini juga telah mewujudkan sinergi dan kerja sama antara 8 Lembaga Pemerintah setingkat Kementerian. Tercatat bahwa Kementerian Agama turut berkontribusi dalam pemberian bantuan kitab suci Al-Qur’an. Selain itu, Kementerian Perindustrian juga memberikan bantuan semen dan material untuk pembangunan jalan dan rehabilitasi rumah.
Sementara Dandim 0826 Pamekasan yang sekaligus Komandan Satgas TMMD berharap hasil pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat dan komponen lainnya dapat dijaga dengan baik sehingga hasil pembangunan itu bisa bertahan lama dan tidak rusak.
“Semoga semua hasil karya yang dilaksanakan Satgas TMMD ke-103 di Desa Pasanggar dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mudah-mudahan ke depan Desa Pasanggar bisa mandiri dan maju,” pungkasnya.
Sedangkan Kepala Desa Pasanggar Abd. Hadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap TNI-Polri, khususnya Kodim 0826/Pamekasan.
"Alhamdulillah dengan adanya TMMD ke-103 di desa kami pembangunan sarana dan prasarana serta berbagai bantuan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa pasanggar," tuturnya setelah acara penutupan TMMD tersebut. (*/err/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




