Beberapa warga penerima, seperti Siti Nutavia (39), curiga dan mengecek kondisi telur dengan memecah satu butir telur.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Paket telur busuk dan tak layak konsumsi pada paket program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali ditemukan warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Setelah dijumpai di Kecamatan Bareng, keberadaan telur busuk pada paket program BPNT ditemukan di Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.
BACA JUGA:
- Kemensos Coret Penerima PKH-BPNT Terlibat Judol, Bupati Kediri Singgung Penyalahgunaan Bansos
- Sudah Cair Bansos Bansos Rp600 Ribu BPNT Februari 2025, Cek Transferan dan Klik Cekbansos di Sini
- Asyik Cair! Cek Nama Anda Penerima Bansos BPNT Rp600 Ribu Februari, Login Cekbansos di Sini
- Siap-siap Bansos PKH, Sembako, PIP dan Bantuan Lainnya Cair, Catat Tanggalnya
Akibatnya, pihak pemerintah desa setempat membatalkan pembagian paket yang digelar di Balai Desa Morosunggingan, Minggu (25/11/2018). Pihak pemerintah desa akan mengembalikan paket tersebut ke pemasok PT Pertani, melalui pendamping program.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Morosunggingan, Suyanto, mengungkapkan, paket telur dan beras untuk sekitar 300 orang keluarga penerima manfaat (KPM) program BPNT tersebut datang di balai desa setempat, Kamis lalu (22/11/2018).
Oleh pihak desa kemudian dibagikan Minggu pagi (25/11/2018). Masing-masing KPM menerima paket berupa 20 butir telur dan 5 kilogram beras.
Satu per satu warga penerima BPNT dipanggil dan menerima jatahnya. Namun baru beberapa orang mengambil paket telur dan beras, tercium bau busuk dari paket telur.
Beberapa warga penerima, seperti Siti Nutavia (39), curiga dan mengecek kondisi telur dengan memecah satu butir telur. Begitu telur dipecah, bau busuk langsung menyengat hidung.






