Para pelaku saat dirilis petugas BC (Bea Cukai) Juanda.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - KPPBC TMP Juanda kembali menggagalkan aksi penyeludupan narkotika. Empat aksi penyeludupan berhasil digagalkan dalam dua bulan terakhir. Di antaranya, dua warga Malaysia ikut diamankan dalam penindakan tersebut.
Kepala Kantor KPPBC TMP Juanda, Budi Harjanto mengungkapkan, aksi penyeludupan pertama berhasil digagalkan pada Kamis (8/11) lalu, petugas berhasil mengamankan narkotika jenis ekstasi seberat 62,4 gram yang dikirim melalui paket pos. "Paketnya berasal dari Jerman," sambung Budi, Kamis (13/12).
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
- Kasus Perusakan Makam Mbah Dirjo Joyo Ulomo Masuk Tahap Penyidikan, SPDP Dikirim ke Kejari Sidoarjo
- Rumah Bertuliskan 'Dijual' Jadi Markas Gas Oplosan, Sindikat di Sidoarjo Raup Puluhan Juta
Budi melanjutkan, hari Kamis (22/11) petugas kembali menggagalkan aksi penyelundupan narkotika yang dibawa oleh seorang penumpang pesawat warga Malaysia. Pria yang bernama WCH (29) itu diamankan petugas setelah kedapatan membawa 1.055 gram sabu. "Caranya diikat dalam perut atau body strapping," sambung Budi.
Tidak lama berselang, Sabtu (24/11), petugas kembali meringkus WNA asal Malaysia yang hendak menyeludupkan sabu sabu. "Yang dibawa ada 535 gram, modusnya sama. Pakai body strapping," sambungnya.
Setelah itu, petugas kembali berhasil menggagal aksi penyelundupan narkotika dari jalur paket Pos. Selasa (4/12), sebuah paket yang datang dari Ethopia diamankan petugas. Saat diperiksa, isi paket tersebut adalah narkotika baru yaitu Chatinone seberat 9.140 gram. "Dari negara asalnya sudah mencurigakan. Saat diperiksa ternyata benar (narkotika)," sebut Budi.
Setelah menemukan paket narkotika jenis baru itu, petugas langsung berkordinasi dengan Polresta Sidoarjo untuk memburu penerima paket tersebut. "Hasilnya positif. Polisi berhasil menangkap AR, warga Gresik yang menjadi penerima paket tersebut," pungkasnya.
Kini barang bukti dan ketiga tersangka diamankan petugas untuk penyelidikan lebih lanjut. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




