Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban memberikan imbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap sambaran petir. Imbauan tersebut dikeluarkan setelah adanya insiden 2 orang tersambar petir yang berakibat hilangnya nyawa.
"Pada hari Sabtu (12/1) kemarin BPBD menerima laporan ada 2 orang tersambar petir, yakni di Kecamatan Parengan dan Bangilan," ujar Kepala BPBD, Joko Ludiono saat dikonfirmasi, Senin (14/1).
BACA JUGA:
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
Agar peritiwa tersebut tak terulang, berikut imbauan dan tips dari BPBD Tuban agar terhindar dari petaka saat terjadi petir:
1. Saat di Luar Ruangan
a. Cari tempat berlindung, jangan berada di lapangan terbuka karena petir justru akan menyambar anda. Carilah bangunan atau mobil dan masuklah ke dalamnya.
b. Jangan berlari ke tempat terbuka seperti lapangan atau ladang. Karena petir mencari lapisan tanah untuk melepaskan energinya.
c. Jika saat terdengar petir yang menggelegar anda masih berada di air, misal kolam renang atau sungai, segeralah keluar. Air akan menjadi sasaran petir untuk melepaskan energi.
d. Hindarilah berlindung di bawah pohon karena ini sangat berbahaya. Karena jika pohon tersebut tersambar petir, energi petir tersebut akan lompat ke tubuh anda.
e. Jauhi tiang atau menara yang tinggi dan mudah tersambar petir.
f. Jangan terlalu dekat dengan orang lain. Jaga jarak minimal 4 meter agar tidak terjadi penyaluran energi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




