Kalapas Tuban saat menerima penghargaan dari Dirjenpas.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Untuk kedua kalinya dalam momen Ramadan, Lapas Kelas IIB Tuban mendapatkan penghargaan dari Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Dirjenpas). Penghargaan kali ini diterima berkat kolaborasi kinerja dengan BKPH Merakurak dalam membangun Wahana Asimilasi dan Edukasi (WAE) bagi warga binaan.
Kalapas Kelas IIB Tuban, Sugeng Indrawan mengatakan, penghargaan ini didedikasikan kepada seluruh pegawai di lingkungan Lapas Tuban yang selalu menanamkan sikap disiplin dan komunikatif dengan pelbagai lembaga.
BACA JUGA:
- Dua Napi Lansia Kasus Pembunuhan di Lapas Tuban Terima Remisi hingga 5 Bulan
- Ratusan Warga Binaan Lapas Tuban Santap Daging Kurban Bersama Kalapas dan Petugas
- Petugas Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat saat Jam Kunjungan
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
“Alhamdulillah, ini buah kerja keras seluruh pegawai Lapas Tuban,” kata Sugeng kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (16/5).
Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati turut bangga atas capaian Kalapas Tuban.
"Sinergitas antar lembaga sangat dibutuhkan guna menciptakan inovasi kerja. Dan ini harus jadi pemicu bagi kepala UPT lain dalam melakukan kolaborasi kinerja. Semua UPT tak boleh malu belajar dari Lapas Tuban, malah seharusnya lebih baik," terang Susy.
Seperti diketahui, WAE Merakurak merupakan wadah pembinaan bagi para WBP di Lapas Tuban. Di lahan seluas 1,5 hektar milik Perhutani inilah berbagai macam pembinaan dilakukan. Mulai dari budidaya hewan, tumbuhan hingga pertukangan.
Selain itu, Dirjenpas juga memberikan apresiasi kepada Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Tuban, yang dianggap berjasa dalam pengelolaan lahan Djawatan Kehutanan (DK) untuk Lapas Tuban. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




