Hadapi Pasar Bebas 2020, Risma Persiapkan BUMD Surabaya

Hadapi Pasar Bebas 2020, Risma Persiapkan BUMD Surabaya Wali Kota Risma saat memimpin rapat jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Senin (10/6). foto: ist

Presiden United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG Aspac) ini juga meminta untuk tidak mempersiapkan diri dari sisi perdagangan barang saja. Lebih dari itu, ia meminta untuk mempersiapkan tenaga kerjanya supaya tersertifikasi, karena hal itu sangat penting ke depannya.

“Saya kembali mengingatkan untuk sertifikasi. Bapak-Ibu, itu sangat penting. Meskipun sudah ahli tenaga pekerjanya, tapi kalau belum punya sertifikasi, ya dengan mudah bisa digeser atau tidak diakui keberadaannya. Jangan sampai kita dinilai tidak layak karena tidak ada sertifikasinya,” ujarnya.

Risma juga meminta kepada seluruh jajaran BUMD untuk melakukan evaluasi sistem kerjanya yang sudah dilakukan selama ini. Harapannya, ketika sistem kerja sudah bagus dan pasar bebas datang, maka BUMD Kota Surabaya sudah kuat dan siap mengambil semua peluang yang ada.

“Saya harap ke depan semua komponen sudah kuat, sehingga tidak ada peluang bagi orang asing untuk mengendalikan kita,” pintanya.

Berkali-kali Risma meminta untuk semua jajaran BUMD supaya mempersiapkan diri menghadapi pasar bebas 2020 ini. Berkali-kali pula ia menyampaikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika berusaha dan kerja keras, termasuk dalam menghadapi pasar bebas 2020.

“Kita pasti bisa menghadapi ini, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan asal kita mau. Jangan sampai hari ini sama dengan hari kemarin, itu sia-sia,” pungkasnya.

Wali Kota Surabaya tak henti-hentinya berbenah untuk menyambut dan mempersiapkan pasar bebas. Persiapan itu dilakukan sejak dini dari berbagai aspek, mulai dari mempersiapkan sertifikasi tenaga ahli hingga menyiapkan BUMD Surabaya untuk siap menghadapi pasar bebas itu. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO