NGAWI, BANGSAONLINE.com - Warga Ngawi yang sedang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) harus sedikit bersabar. Pasalnya, bahan baku yang digunakan sebagai surat keterangan telah lulus ujian SIM sedang habis.
Tidak hanya untuk SIM, habisnya bahan baku tersebut juga berlaku bagi para wajib pajak yang kendaraannya ganti plat. Untuk sementara, warga yang dinyatakan telah lulus dalam ujian teori maupun praktik hanya mendapat surat keterangan lulus ujian SIM.
Baca Juga: Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada, Polres Ngawi Gelar Sarasehan Bersama Netizen
"Saya sudah dinyatakan lulus tetapi hanya diberi surat keterangan ini. Setelah SIM sudah jadi saya diminta untuk menukarkan kertas ini di kantor Satlantas," jelas Siti Robingah pada BANGSAONLINE.com, Kamis (11/07).
Hal senada juga dikeluhkan pada wajib pajak yang mengurus surat tanda nomor kendaraan (STNK) maupun tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Seperti halnya pengurus SIM, mereka juga hanya menerima selembar surat keterangan dari pihak kantor bersama Samsat Ngawi.
Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto menjelaskan adanya keterlambatan dari semua bahan baku tersebut. Bahwa keterlambatan semua bahan baku yang berkenaan dengan reg ident tersebut disebabkan pengiriman dari Korlantas Mabes Polri memang belum ada.
Baca Juga: Polsek Sine Ngawi dan Relawan Lakukan Evakuasi Batu Akibat Longsor di Jalan Raya
"Jadi untuk tiga bahan baku SIM, STNK dan TNKB kita menunggu kiriman dari korlantas, yang saat ini masih proses lelang di Mabes Polri," jelas Yanto Mulyanto saat dikonfirmasi.
Masih menurut Kasat Lantas bahwa pembuatan semua bahan baku ketiganya memang dari pusat dan seluruh Indonesia. Jikalau masih ada beberapa Polres yang masih dapat mencetak, berarti Polres tersebut masih mempunyai stok.
Sewaktu dikonfirmasi hingga kapan bahan baku ketiga barang tersebut, Yanto Mulyanto belum bisa memastikan. Sebab hal tersebut berkaitan dengan selesainya proses lelang di Korlantas dan pengiriman ke daerah.
Baca Juga: Balap Liar Marak Usai Perbaikan Jalan, Polres Ngawi Gelar KRYD Jelang Pilkada 2024
Berkenaan dengan adanya keterlambatan proses pelayanan tersebut Yanto meminta maaf dan memohon pada warga untuk bersabar.
"Kita mohon maaf atas ketidak nyamanan dari pelayanan akan tetapi keterlambatan ini yang pasti kita sudah mengeluarkan surat yang sama dengan yang dibutuhkan warga, jadi jangan khawatir kalau salah saat dijalan," pungkasnya. (nal/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News