Konjen AS di Surabaya, Mark Mc Govern bersama Perwakilan dari Komando Armada Daerah II Kolonel Laut Eka Prabawa saat meresmikan SDN Duduksampeyan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Pemerintah Amerika Serikat tak hanya memberikan dana. US Navy dan Marinir TNI AL juga melaksanakan sendiri pembangunan gedung SDN tersebut. Ada 45 anggota TNI dan 12 orang anggota US Navy yang terlibat mengerjakan pembangunan Gedung tersebut selama 52 hari.
Para anggota TNI dan US Navy ini membangun beberapa tenda di depan sekolah. Mereka melakukan aktivitas di tenda yang dibangun di jalan depan sekolah. Tenda tersebut digunakan sebagai tempat beristirahat selepas melaksanakan aktivitas pembangunan tersebut.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Gresik Mahin mengatakan, bahwa banyak yang terlah dibangun dari kerja sama ini. Ada 2 lokal yang dipergunakan untuk ruang komputer dan ruang guru.
Selain itu, beberapa rehabilitasi juga dilakukan mulai dari pemasangan lantai keramik pada semua ruang kelas. Rehab total ruang perpustakaan, rehab semua ruang kelas, sehingga menjadi lebih layak.
"TNI dan US Navy juga melakukan pembangunan sarana olah raga, serta pengurukan halaman sekolah yang mulanya tampak seperti kolam. Saat ini halaman sekolah ini sudah rata dan bagus dengan ditanami rumput," tuturnya
"Lapangan bola voli dan lapangan basket juga telah dibangun. Selain itu, gedung tua yang tak dipakai yang ada di lingkungan sekolah juga telah dibongkar. SDN Duduksampeyan sekarang sudah menjadi sekolah yang sangat bagus," pungkasnya. (hud/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




