Sabtu, 10 April 2021 20:56

Tutup UKW ke-27, PWI Jatim Minta Wartawan Bisa Jaga Marwah PWI

Rabu, 07 Agustus 2019 20:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Abdurrahman Ubaidah
Tutup UKW ke-27, PWI Jatim Minta Wartawan Bisa Jaga Marwah PWI
Ketua PWI Jatim Ainur Rohim (berdiri), didampingi penguji (kiri) Syamsul Huda dan Machmud Suhermono, serta (kanan) Abdurrahman Ubaidah, wakil ketua bidang pendidikan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 26 orang wartawan di Jatim telah dinyatakan kompeten, Rabu (7/8/2019). Mereka adalah wartawan yang mengikuti program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim selama dua hari, 6-7 Agustus 2019, di Surabaya.

UKW angkatan ke-27 terlaksana hasil kerja sama PWI Jatim dengan SKK Migas Jabanusa dan beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Perwakilan Penguji UKW Angkatan ke 27 PWI Jatim, Samsul Huda mengatakan, dari 29 orang wartawan peserta UKW angkatan ke-27 yang digelar PWI Jatim, atau UKW yang ke-403 digelar PWI Pusat secara nasional, hasilnya sebanyak 26 wartawan dinyatakan sudah kompeten.

"Sedang untuk tiga wartawan belum kompeten," ujarnya.

BACA JUGA : 

Kapolresta Sidoarjo Dinobatkan Jadi Tokoh Kamtibmas dalam Ajang PWI Jatim Award 2021

Diskusi Bersama PWI Jatim, Eri Paparkan Lima Misi Surabaya Lima Tahun ke Depan

Pengurus PWI Ngawi Resmi Dilantik

PWI dan IJTI Kota Mojokerto Gelar Teatrikal Kecam Aksi Kekerasan, Forkopimda Lepas Merpati

"Sedang untuk tiga wartawan belum kompeten," ujarnya.

Tim Komisi Kompetensi PWI Pusat Djoko Tetuko menambahkan, dengan tambahan 26 orang wartawan yang dinyatakan kompeten, per Rabu (7/8/2019) ini, jumlah wartawan di Jatim yang kompeten mencapai 1.097 orang.

"Untuk nasional, wartawan yang kompeten 10.994, sampai angkatan 15 Makassar," terangnya.

Dengan terus bertambahnya jumlah wartawan yang kompeten, Djoko Tetuko minta agar wartawan kompeten bisa menjaga marwah PWI. Karena ribuan wartawan dinyatakan kompeten melalui lembaga uji PWI.

"Terlebih, lembaga uji PWI merupakan yang terbesar," bebernya.

Hal terpenting lainnya, setelah dinyatakan kompeten, wartawan juga harus bisa menjadi lebih profesional dan proprosional serta berkualitas, sesuai dengan tingkatannya.

Kalau yang kelas muda, harus lebih baik cara wawancara dan menulis berita, mengantarkan perusahaan menjadi semakin baik, serta bisa bermanfaat bagi PWI.

"Sedangkan untuk kelas utama, yang harus diingat adalah, bahwa baik jeleknya penyebaran informasi di negara ini tergantung pada pimpinan surat kabar. Jika pimpinan menyatakan merah, maka informasi akan menjadi merah. Makanya, UKW ini harus benar-benar mempertajam kualitas," tegas Djoko Tetuko.

(Kepala Humas SKK Migas Jabanusa Doni Ariyanto)

Ketua PWI Jatim Ainur Rohim mengucapkan selamat kepada para wartawan yang telah dinyatakan kompeten. Sementara bagi wartawan yang belum kompeten diminta tidak patah semangat, karena masih bisa mengikuti UKW di kesempatan lainnya.

Khusus untuk wartawan yang kompeten, Ainur Rohim minta benar-benar bisa menjaga marwah dan profesionalisme sebagai seorang wartawan. Caranya, menunjukkan melalui kinerja dan perilaku di lapangan, baik secara praktis, moral maupun etik.

"Karena sudah kompeten, kerjanya secara praktis, moral dan etik harus menjadi semakin bagus," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ainur juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari SKK Migas Jabanusa dan beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), atas terselenggaranya UKW angkatan ke 27 PWI Jatim, dengan lancar.

Sementara Kepala Humas SKK Migas Jabanusa Doni Ariyanto menyampaikan terima kasih atas suksesnya pelaksanaan UKW Angkatan ke 27 yang digelar di Kantor SKK Migas Jabanusa, di Jalan Veteran, Surabaya selama dua hari (6-7 Agustus 2019).

"Semoga ke depan pelaksanaan kegiatan UKW seperti ini bisa semakin sukses," katanya.

Dengan semakin banyaknya wartawan yang kompeten, pihaknya, kata Doni Ariyanto berharap, dalam menjalankan tugasnya di lapangan, wartawan menjadi lebih profesional dan proporsional.

"Kalau ada berita negatif, tolong dikonfirmasi ke kita, pasti akan kita jawab. Biar informasinya yang disampaikan ke masyarakat tidak simpang siur, dan agar beritanya seimbang," tegasnya.

Ditambahkan, dengan memberikan informasinya yang benar kepada masyarakat, media akan mendukung hulu migas sebagai salah satu sumber penting untuk pendanaan negara. (dur/ian)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...