Begini Cara Granat Situbondo Ajak Masyarakat Menjauhi Narkoba

Begini Cara Granat Situbondo Ajak Masyarakat Menjauhi Narkoba Ketua Granat Situbondo Yoyok Mulyadi dan Ketua DPD Granat Jatim saat memantau lomba burung berkicau.

"Pondok rehabilitasi yang disediakan itu terbuka bagi siapa saja yang sudah akrab dengan narkotika. Seperti mantan narapidana. Silakan masuk, kita tampung. Segala kebutuhan dan biaya ditanggung,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPD Granat Jatim Arie Soeripan megatakan, kegiatan lomba burung berkicau merupakan evet yang sangat bagus. Dia berharap, para peserta bisa menjadi agen peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Arie, peredaran narkoba di Jawa Timur sangat mengkhawatirkan. Di beberapa kabupaten/kota sudah masuk ke kalangan anak muda dan siswa sekolah. Oleh sebab itulah, perlu ada upaya pencegahan.

“Tentu, kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan DPC Granat Situbondo. Lomba burung berkicau ini salah satu cara yang bagus. Granat Situbondo juga luar biasa karena memiliki pondok rehabilitas,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, Ada sebanyak 32 jenis burung yang dilombakan. Di antaranya, Cucah Hijau, Kolibri Ninja, Cendet, Kenari, dan lain sebagainya. Pesertanya dari pecinta burung se-Tapal Kuda, namun juga ada peserta dari pulau garam Madura. Berdasarkan informasi, event Granat Cup ini merupakan lomba burung terbesar yang pernah dilaksanakan di Situbondo. (mur/had)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO