Wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ach. Fauzi, SH mendukung penuh program terobosan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah terkait penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul seperti program prioritas Pemerintah Pusat tahun 2019 ini.
Untuk meningkatkan SDM unggul di Kabupaten Sumenep, kata Wabup, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah membangun kerja sama dengan sejumlah Lembaga Pendidikan, Yayasan dan juga Komunitas Penggiat Literasi, total 87 MoU dengan rincian TK/PAUD: 15, SD: 32, SMP: 20, SMA: 16, Yayasan: 4.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Inovasi Smart Farming Machida oleh Petani di Sumenep: Satu Pohon Melon Bisa Hasilkan 30 Buah
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
Dalam kesempatan itu, Wabup juga mendorong komunitas-komunitas pegiat literasi yang ada di Kabupaten Sumenep untuk segera melegalkan komunitasnya. “Saya harap komunitas-komunitas kecil maupun pegiat literasi untuk segera berkomunikasi dan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah untuk legalitasnya,” katanya, Rabu (18/9).
Karena menurut penulis buku “Saatnya Move On” itu, semakin banyak komunitas yang ada di Kabupaten Sumenep, maka secara otomatis semakin banyak kepanjangan tangan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep untuk mengimplementasikan program layanan Peningkatan SDM unggul.
“Karena tidak mungkin Dinas Perpustakaan ini turun sendiri ke bawah. Jadi biarkan para komunitas-komunitas ini yang bergerak ke bawah,” ujarnya.
Bahkan untuk mendukung program terobosan Dinas Perpustakaan Daerah itu, pria yang memiliki hobi membaca itu mengaku telah mengumpulkan anak-anak muda Sumenep yang sudah menghasilkan sebuah karya buku.
“Tujuan saya mengumpulkan kaum milenial Sumenep yang jago menulis ini adalah bagaimana mereka-mereka ini menulis sebuah buku yang bisa dibuat literasi oleh Dinas Perpustakaan dan juga menulis buku-buku yang diperlukan oleh Sekolah,” harapnya.
Menurutnya salah satu kunci atau poin untuk mencapai SDM unggul di Kabupaten Sumenep ini salah satunya Pemerintah juga harus memerhatikan keberadaan Dinas Perpustakaan Daerah serta memastikan semua programnya berjalan dengan baik dan lancar. (aln/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




