Aksi demo PMII di depan gedung DPRD Kabupaten Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan menggelar aksi demo ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Jumat (20/9).
Aksi serupa dilakukan PMII di seluruh Indonesia serentak, seperti yang tercantum dalam surat edaran PB PMII bernomor 391.PB-XIX.02.147.A1.09.2019 tentang seruan aksi.
BACA JUGA:
- Cak Imin Sebut Ketum PBNU Gagal, Jangan Diteruskan, Nusron: Aumni PMII seperti Tamu di PBNU
- PMII Kabupaten Pasuruan Soroti Tragedi Anak Tenggelam di Bekas Tambang
- Tetap Humble di Level Nasional, Senator Ning Lia Buktikan Idealisme PMII Tak Lekang oleh Jabatan
- PC PMII Kabupaten Pasuruan Resmi Dilantik, Gus Shobih Bilang Begini
Aksi ratusam massa PMII digelar dalam upaya menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar bersikap profesional dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Sebab, mereka menilai saat ini KPK seringkali mempertontonkan diri sebagai salah satu lembaga pemerintah yang paling ‘super dan hero’.
“Prinsipnya kami sangat setuju proses pemberantasan korupsi di negeri ini, tapi KPK harus profesional dan jangan tebang pilih menindak semua koruptor,” ujar Ketua PC PMII Pamekasan, Lian Fawahan.
“Terlebih selama ini, internal KPK justru memiliki masalah tersendiri yang mulai menjadi drama dalam berbagai kepentingan oknum kelompok tertentu,” tambahnya.
Lian juga berharap KPK menuntaskan kasus yang mangkrak. “Segera tuntaskan kasus tindak pidana korupsi yang mangkrak dan mengoptimalkan pencegahan tindak pidana korupsi. Selesaikan kisruh internal KPK. Termasuk penyelesaian kejadian pengunduran diri, maupun cuti yang dilakukan para pimpinan KPK,” ujar korlap aksi.
Massa PMII Pamekasan itu ditemui perwakilan dari anggota DPRD Pamekasan, Ismail. Politikus Partai Demokrat tersebut berjanji akan menyampaiKan aspirasi PMII tersebut. (err/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




