Manajemen RSUD Bangil memberikan penjelasan kronologi meninggalnya pasien atas nama Eko BS saat jumpa pers, Kamis (10/10).
Di sisi lain, kasus meninggalnya pasien yang dirawat di RSUD Bangil menjadi perhatian serius DPRD Pasuruan. Wakil Ketua DPRD Andri Wahyudi mengatakan akan berkoordinasi dengan pimpinan Komisi IV untuk meminta penjelasan kepada manajemen RSUD Bangil.
"Tujuannya untuk mencari informasi terkait cara penanganan pasien yang rawat inap, SOP-nya bagaimana. Untuk rencana pemanggilan sendiri akan dilakukan pada Senin (14/10) besok. Kita berharap kasus yang sama ini tidak terjadi lagi di RSUD Bangil," tuturnya.
Tidak hanya dewan, KH. Jazuli Sya'roni, pengasuh PP Al-Falah Shidiqiyah, Gajah Bendo, Beji, turut memberikan atensi terhadap kasus tersebut. Ulama kharismatik itu menuding ada kecerobohan yang dilakukan pihak RSUD Bangil.
"Orang datang ke RSUD itu untuk berobat, bukan setor nyawa. Jadi pelayanan itu harus maksimal, jangan ceroboh," tegas Kiai Jazuli kepada BANGSAONLINE yang dikonfirmasi via WhatsApp.
Karena itu, Kiai Jazuli berharap kepada Pemkab Pasuruan agar memperbaiki pelayanan RSUD Bangil sehingga hal itu tidak terulang kembali. (bib/afa/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




