Kenalkan Program Baru, BPJS Ketenagakerjaan Tuban Undang Sejumlah Perusahaan

Kenalkan Program Baru, BPJS Ketenagakerjaan Tuban Undang Sejumlah Perusahaan

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Beberapa program unggulan terbaru telah diluncurkan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, KCP mengundang beberapa perusahaan ternama di Bumi Wali , Selasa (15/10).

Kepala KCP Rofiul Mashudi mengatakan, tujuan utama kegiatan tersebut yaitu untuk review kepesertaan supaya semuanya bisa mendaftar ke paket lengkap (jaminan kecelakaan kerja, kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun).

"Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.500 lebih perusahaan di yang menjadi peserta ," ucap Rofiul seusai acara gathering bersama perusahaan di salah satu rumah makan di .

Selain itu, pihaknya juga menginformasikan rencana peningkatan manfaat bagi peserta. Namun, saat ini masih menunggu persetujuan dan belum ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Kemudian, mengenalkan aplikasi BPJSTKU yang bisa didownload di handphone melalui playstore. Fungsinya untuk mengetahui semua yang berkaitan dengan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan, mulai berapa saldonya, kapan iuran terakhir dibayarkan dan seterusnya.

"Semuanya transparan, hak pekerja bisa diketahui semua termasuk iurannya dan pelaporan gajinya, semua hak tersampaikan dan tidak ada yang dilanggar," imbuh Rofiul.

Berikutnya, program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN LINGKARAN) dengan harapan seluruh perusahaan di terpanggil untuk memikirkan pekerja-pekerja rentan di sekitar perusahaannya melalui skema donasi atau pembiayaan.

"Ini juga sesuai dengan arahan Bupati , H. Fathul Huda bagaimana angka kemiskinan di bisa berkurang dan salah satunya melalui program GN LINGKARAN yang akan terus kita gaungkan kepada perusahaan-perusahaan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang wilayah Bojonegoro, Budi Santoso menjelaskan, dalam rangka update informasi terkait aturan yang baru, karena berkaitan dengan perusahaan yang tertib administrasi, tertib iuran dan tertib mendaftarkan karyawan perusahaannya kepada .

"Progres setiap tahun kepesertaan perusahaan terhadap selalu meningkat. Dari tahun lalu hingga sekarang minimal meningkat 20 persen," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala DPM, PTSP dan Naker , Tajudin Tebyo dalam keterangannya usai acara menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab menurutnya, berdasarkan data Dinasnya kepatuhan perusahaan dalam keikutsertaan di dinilai sangat baik.

"Dinas kami sudah ada MoU atau bekerjasama dengan , sehingga kepatuhan perusahaan di untuk bayar iuran sangat bagus dan sesuai target, baik itu perusahaan besar atau perusahaan kecil sama saja," terangnya. (gun/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Perahu Penyeberangan Tenggelam di Bengawan Solo, Belasan Warga Dilaporkan Hilang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO