Sabtu, 10 April 2021 21:21

Wisata Budaya Taneyan Lanjhang Pamekasan Mulai Pikat Wisatawan

Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Erri Sugianto
Wisata Budaya Taneyan Lanjhang Pamekasan Mulai Pikat Wisatawan
Wisata budaya Taneyan Lajhang di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rumah adat khas Madura.

Rumah adat Taneyan Lanjhang yang berada di Kecamatan Larangan ini merupakan rumah adat dari orang Madura. Hingga kini, rumah-rumah itu masih terjaga keasliannya, terdiri dari sebelas rumah yang berjajar dengan halaman panjangnya (Taneyan Lanjhang).

Wisatawan yang berkunjung ke Taneyan Lanjhang akan dimanjakan dengan sajian musik Gebluk, kuliner khas di antaranya nasi jagung, sayur kelor, ikan tongkol, teri, sambel petis, sop lorjuk, kripik singkong, kue gebuk, kocor (red. kue cucur), los-elos (red. lemmet), kopi jahe, polak (red. minuman dari gula siwalan, jahe, dan sereh), dan la'ang (red. nira siwalan).

BACA JUGA : 

Eksplor Wisata dan Kuliner Madura, Surabaya Suites Hotel Gandeng Komunitas Motor

Dorong Seni Budaya Jadi Industri Kreatif, Pemkab Pamekasan Gelar FKPU Tahun 2020

Anjungan TMII Jakarta Gelar Drama Tari "Nyabung Nyaba Etenga Saghara" Secara Virtual

Tebing Cok Gunung Pamekasan, Spot Wisata Adrenalin yang Belum Sempurna

Wisatawan yang berkunjung ke Taneyan Lanjhang akan dimanjakan dengan sajian musik Gebluk, kuliner khas di antaranya nasi jagung, sayur kelor, ikan tongkol, teri, sambel petis, sop lorjuk, kripik singkong, kue gebuk, kocor (red. kue cucur), los-elos (red. lemmet), kopi jahe, polak (red. minuman dari gula siwalan, jahe, dan sereh), dan la'ang (red. nira siwalan).

Di Taneyan Lanjhang, wisatawan dipandu berjalan-jalan berkeliling Dusun Buddagan untuk menikmati suasana desa. Mereka juga bisa melihat secara langsung lokasi pembuatan tomang (tungku dari tanah liat-red).

Di Taneyan Lanjhang, para tamu juga bisa berbelanja batik Pamekasan yang sudah banyak dikenal oleh berbagai kalangan pencinta batik dari berbagai kota, bahkan juga diminati hingga luar negeri.

"Kesannya luar biasa dan alami. Terima kasih kesempatan kami tinggal di sini. Mengenal budaya Madura, mengenal lain-lain yang kami belum tahu menjadi tahu di sini. Waktunya kurang banyak, tapi pengalaman bagi kami singkat tapi berkesan. Sungguh luar biasa," ungkap Marina, salah seorang pengunjung dari Yogyakarta, Jumat (15/11/19).

Bahkan salah satu pengunjung dari Malang ingin sekali mengenal adat istiadat orang Madura, mulai dari sejarah rumah adat Taneyan Lanjhang. "Saya sangat tertarik dengan filosofi orang Madura dilihat dan dipelajari bentuk rumah yang mengedepankan kekeluargaan, dengan rumah yang sama bentuknya dan berjejer rapi," ungkap Bella yang masih menjalani kuliah tersebut.

Taneyan Lanjhang memang mengandung banyak filosofi. Rumah-rumahnya tidak ada pintu dari belakang, juga adanya kobung yang menunjukkan cara lelaki Madura menjaga martabat istrinya.

“Dengan begitu, sungguh istiadat orang Madura yang sangat menjaga keluarganya dan kuatnya rasa persaudaraan dari orang Madura," ujarnya kagum.

Saat wartawan BANGSAONLINE.com berkunjung ke Taneyan Lanjhang, ada sekitar 50 orang para pencinta budaya yang tergabung di Departemen Oikmas GKI Klasis Madiun mengadakan live in dengan peserta dari beberapa daerah di Jawa. Di antaranya dari Yogyakarta, Malang, Surabaya, Madiun, Sidoarjo. (err/ns)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...