Aksi demo di kantor Dinsos Bangkalan, Kamis (12/12).
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan didemo sejumlah warga yang mempertanyakan kevalidan data penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), Kamis (12/12/2019).
Risang Bima Wijaya selaku koordinator aksi menuding data yang digunakan Dinas Sosial untuk penerimaan PKH tidak sesuai dengan kriteria penerima bansos. Pasalnya, masih terdapat warga tidak mampu belum menerima PKH.
BACA JUGA:
- Gus Ipul Minta Kepala Daerah Bantu Kemensos, Beri Jaminan dan Perlindungan Sosial Bagi Disabilitas
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos PKH Plus di Bangkalan
- Tedakwa Korupsi PKH Kembali Serahkan Uang ke Kejari Bangkalan
- Kasus BPNT di Pakis Bangkalan: Pelapor Keluhkan Polres Bangkalan Lambat, Berencana Lapor ke Polda
"Kesalahan ini sudah terjadi bertahun-tahun. Saya yakin dari data itu hanya 60 persen yang tepat sasaran, sisanya 40 persen tidak tepat sasaran," ungkap Risang tanpa mengungkap data dimaksud.
Menurutnya, Kepala Dinsos Setijabudhi terlalu sibuk dengan rangkap jabatannya sebagai Sekretaris Daerah, sehingga tugas-tugas di Dinsos terbengkalai. "Ya, jadi kelemahan pada masalah ini adalah SDM dan sistemnya. Sehingga sampai saat ini penerima bantuan sosial PKH tidak tepat sasaran," ungkap Risang.
Risang mengancam akan melakukan gugatan dan pelaporan kepada pihak berwajib, jika tidak ada tindak lanjut terhadap masalah ini.
Para pendemo akhirnya pulang, setelah mengetahui Kepala Dinsos tidak bisa memberikan penjelasan karena sedang tidak berada di kantor saat demo berlangsung. (ida/uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




