Tersangka SH, salah satu komplotan spesialis curanmor yang ditembak polisi.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Petugas Satreskrim Polres Lamongan membekuk komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang beraksi di Puskesmas Turi Lamongan. Dalam penangkapan itu, salah satu di antara komplotan tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur saat penangkapan.
“Petugas terpaksa melumpuhkan dengan menempak di bagian kaki salah satu tersangka yang berinisial SH karena bersangkutan berusaha melarikan diri saat hendak diringkus,” kata Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, Senin (16/12) siang.
BACA JUGA:
- Baru Bebas, Residvis Kambuhan Dibekuk Polres Lamongan dengan 6 Gram Sabu
- Polsek Sukodadi Tindaklanjuti Aduan Warga soal Pengemis yang Bawa Anak di Lamongan
- Hendak Antar Pesanan Sabu, Pemuda di Paciran Dibekuk Polres Lamongan
- KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Menurut Kapolres, komplotan spesialis curanmor di Pukesmas Turi tersebut terungkap berkat rekaman CCTV.
“Saat melakukan aksi di Pukesmas Turi, aksi komplotan itu terekam kamera CCTV. Atas laporan dan rekaman CCTV itu, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka SH,” ungkap Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat.
Dari penangkapan SH, lalu dikembangkan untuk mengungkap tersangka lainya. Dari sini terungkap komplotan tersebut terdiri dari 5 orang. Tiga di antaranya berinisial AW, AB dan KM . Mereka kini menjalani proses hukum di Polrestabes Surabaya dalam kasus yang sama.
“Selain yang kita tangkap, yakni SH, ada tersangka satu lagi AN yang kini masih menjadi buronan alias DPO petugas,” papar Feby.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





