Sabtu, 31 Oktober 2020 13:49

Guru SMP di Jombang Tewas, Diduga Korban Perampokan

Sabtu, 21 Desember 2019 18:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Guru SMP di Jombang Tewas, Diduga Korban Perampokan
Proses evakuasi jenazah korban oleh petugas kepolisian. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang guru SMP di Jombang ditemukan tewas tergeletak dengan bersimbah darah. Diduga ia jadi korban serangan perampok yang menyatroni rumahnya, Sabtu (21/12/19).

Korban diketahui bernama Eli Maridah (47), warga Dusun Tondowulan, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Jombang. Ia salah satu pengajar di SMPN 1 Perak.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban ditemukan tergeletak di sebelah mesin cuci dengan luka di kepala serta pelipis.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa'ludin Tambunan memaparkan pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan serta mengumpulkan bukti-bukti serta saksi.

"Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti serta saksi yang nantinya bisa dijadikan petunjuk," ucapnya.

Dugaan sementara, lanjut Boby, kematian korban bermotif pencurian dengan kekerasan, bisa juga pembunuhan. Sebab di TKP ditemukan beberapa perhiasan yang berceceran di halaman rumah. Serta ditemukan sebilah pisau dapur dan paving yang terdapat bercak darah.

"Kita menduga pencurian dengan kekerasan karena ada harta korban yang sempat hilang. Berdasarkan informasi keluarga yakni sebuah Hp. Sedangkan untuk barang bukti pisau dan paving tadi kemungkinan yang digunakan pelaku sebagai alat untuk menghilangkan nyawa korban," terangnya.

Saat disinggung tentang berapa pelaku dalam peristiwa tersebut, mantan Kapolres Bangkalan belum bisa memastikan. Sebab masih dalam tahap penyidikan dan pendalaman.

"Kami belum bisa memastikan berapa pelakunya. Yang jelas saat ini masih dalam penyidikan," pungkasnya.

Guna mengetahui penyebab kematian korban, jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Jombang guna dilakukan autopsi. Polisi akan menyelidiki untuk mengungkap motif serta menangkap pelakunya.

Aksi penyerangan yang menewaskan Eli membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Polisi memasang garis polisi dan menutup pagar rumah korban untuk menghalau warga.

Sementara, Supriadi, salah satu guru yang mengajar di sekolah yang sama menuturkan, dirinya mendapat informasi jika korban meninggal. Ia sempat kaget dan segera menuju rumah korban untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Sekitar jam 12:30 WIB, saya dapat kabar jika Bu Eli meninggal. Saya sempat kaget, soalnya dia pamit pulang untuk mengambil kue. Dan nanti malam ada acara kegiatan sekolah yaitu rekreasi," tuturnya.

Masih menurut Supriadi, rencananya korban akan kembali ke sekolahan lagi. Informasi dari tetangga, sempat terdengar suara gaduh, namun tak menyangka jika terjadi peristiwa ini.

"Tas korban masih di sekolah, jadi beliau pasti kembali untuk check clock. Kami tak menyangka kalau korban harus pergi dengan cara tragis. Korban adalah orang yang baik di mata rekan-rekan sesama guru," pungkasnya. (aan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...