Jumat, 30 Oktober 2020 09:20

Penyebab Kematian Murid Perguruan Silat di Jombang Terungkap, Pelatih Ternyata juga Masih ABG

Sabtu, 28 Desember 2019 18:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Penyebab Kematian Murid Perguruan Silat di Jombang Terungkap, Pelatih Ternyata juga Masih ABG
Jenazah korban saat divisum oleh petugas.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Kematian seorang murid Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) saat latihan beladiri di Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, pada Kamis (26/12), akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil autopsi, diketahui penyebab kematian korban disebabkan oleh pembuluh darah yang pecah.

Hal itu diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra usai melakukan autopsi mayat korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kabupaten Jombang.

"Kematian korban karena tertutupnya saluran napas yang disebabkan ada pembuluh darah yang pecah," ucapnya saat dikonfirmasi lewat ponsel, Sabtu (28/12).

Dalam pemeriksaan, lanjut Ambuka, tidak ditemukan luka terbuka di bagian luar tubuh korban. Hanya terdapat luka dalam di sekitar dada. "Hasil visum luar ada memar di sekitar ulu hati," tuturnya.

Selain melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi-saksi. Di antaranya teman korban yang saat itu berlatih beladiri bersama, serta sang pelatihnya.

"Kami memeriksa enam saksi dan dua terduga pelaku yang merupakan pelatih," terang Ambuka.

(BACA JUGA: Murid PSHT di Jombang Tewas Saat Latihan, Ditendang Pelatih di Ulu Hati)

Namun saat ditanya lebih jauh terkait identitas pelaku, Polisi hanya memberikan inisial Y dan MA, sebab keduanya masih di bawah umur. Hingga saat ini, pemeriksaan terhadap para saksi masih berlangsung di Mapolres Jombang.

"Proses pemeriksaan masih berlangsung, belum ada penetapan tersangka," pungkas mantan Kasatreskrim Polres Kediri ini.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama RSS (16), warga Dusun Jatidrenges, Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh yang merupakan seorang pelajar kelas 8 dari SMP Negeri Kabuh. Ia meregang nyawa saat latihan beladiri bersama 6 temannya di salah satu pekarangan rumah warga yang merupakan tetangga korban.

Saat itu, pelatih yang bernama MA (16), pelajar SMK Ploso memberikan latihan dengan cara menendang semua muridnya. Diduga, tendangan pelatih tersebut mengenai ulu hati korban.

Setelah memberikan latihan menendang, kemudian dilanjutkan ke latihan otot perut. Saat itu, korban merasa pusing dan sesak napas.

Melihat kondisi korban yang sakit, kemudian semua temannya berusaha menolong dan membawa korban ke puskesmas. Namun sampai Puskesmas kabuh, korban dinyatakan sudah meninggal. (aan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...