Warga dibantu aparat dan relawan membersihkan lumpur dan material yang terbawa saat banjir bandang. foto: ist.
BONDOWOSO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah bersama Kalaksa BPBD, Kadis Bina marga, Kadis Sosial, Biro Umum, Kadis Kesehatan, serta Kadis Sumberdaya Air pagi ini turun langsung ke Bondowoso.
Hujan deras terjadi di kawasan gunung di Kabupaten Bondowoso, di mana kawasan hutan tersebut saat musim kemarau banyak terjadi kebakaran hutan. Sehingga saat hujan deras menimbulkan banjir bandang di wilayah Desa Sempol dan Kalisat Kecamatan Ijen, Bondowoso, Rabu (29/1).
BACA JUGA:
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
Banjir terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dengan lokasi kejadian di Desa Sempol dan Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Banjir bandang surut pada pkl 16.30 WIB. Sampai saat ini hujan sudah reda dan banyak material lumpur dan kayu dan batang pohon di jalan-jalan desa.

Berdasarkan data sementara BPBD Jatim, warga terdampak pada Desa Kalisat sebanyak 2.028 jiwa dan Desa Sempol sebanyak 1.996 jiwa. Rumah mereka terkena lumpur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam banjir bandang tersebut.
Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung kordinasi dengan Bupati Bondowoso serta meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan OPD Terkait di Provinsi Jatim langsung turun dan kordinasi bersama BPBD dan OPD Kabupaten Bondowoso.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




