Tersangka saat memperagakan adegan mencekik korban. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Kepolisian Resort (Polres) Jombang, menggelar rekonstruksi perampokan disertai dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Elly Marida (45), seorang guru SMP Negeri 1 Perak, Rabu (12/02).
Dengan menghadirkan kedua tersangka yang merupakan pasangan suami istri, yakni Wahyu Puji Winarno (30), dan Sri Wahyu Ningsih (21), asal Desa Cangkringrandu, rekontruksi dilakukan di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni rumah korban di Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.
BACA JUGA:
- Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Ditemukan Membusuk
- Mayat Nenek Terbakar dari Jombang Ditemukan di Lamongan, Diduga Korban Pembunuhan
- 3 Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SMA Divonis Seumur Hidup, Keluarga Tuntut Hukuman Mati
- PN Jombang Vonis Seumur Hidup Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi
Didampingi oleh anggota dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, kedua tersangka memperagakan sebanyak 36 adegan, mulai dari awal pasutri tersebut datang hingga melakukan perbuatan keji terhadap korban.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, rekontruksi dilakukan guna menggambarkan kronologi perampokan yang disertai dengan kekerasan yang terjadi pada bulan Desember tahun lalu.
“Ini untuk menyakinkan bagaimana peristiwa ini terjadi, sehingga baik penyidik serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar mendapatkan pemahaman yang sama dalam menangani kasus ini,” ucapnya.
Dari 36 adegan, lanjut Boby, ada beberapa yang tidak diperagakan oleh tersangka, sebab berada di lokasi yang berbeda karena itu semata-mata berkaitan dengan teknis penyidikan.






