Tiga Muallaf Bersyahadat di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

Tiga Muallaf Bersyahadat di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Maria Natalia Kusuma Wijaya (paling kanan pegang mic), Yani (tengah), dan Yohanes Arif Kuncoro (paling kiri) di depan Dr. KH. Ahmad Sujak, Ketua BPP Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (21/2/2020). foto: MA/bangsaonline.com

(Para muallaf tandatangan surat keterangan bahwa mereka sudah masuk Islam. foto: MA/bangsaonline.com)

Selain Maria Natalia, Yohanes Arif Kuncoro juga mengucapkan dua kalimat syahadat . Pemuda kelahiran kota Surabaya 1995 itu semula beragama Kristen Katolik. Ia juga mengaku sudah mempelajari Islam sebelum akhirnya memutuskan bersyahadat.

Selain Maria Natalia dan Yohanes, juga Yani. Berbeda dengan Maria Natia dan Yohanes yang semula beragama Katolik, Yani beragama Hindu. Ia juga mengaku sudah lama tertarik dengan Islam. Karena itu sebelum berikrar membaca syahadat ia mempelajari seperti apa Islam itu.

Proses ikrar pembacaan syahadat tiga mu’allaf itu selain disaksikan para jamaah salat Jumat yang belum pulang, juga disaksikan para saksi yang dibawa tiga mu’allaf itu masing-masing. Mereka memang membawa saksi masing-masing ke Masjid Al-Akbar Kota Surabaya.

Para mu’allaf itu lalu menandatangi Surat Keterangan bahwa mereka sudah masuk Islam dengan membaca dua kali syahdat di Masjid Al-Akbar Surabaya. Para saksi yang mereka juga ikut tandatangan sebagai saksi dalam Surat Keterangan yang disiapkan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Terakhir, Kiai Ahmad Sujak mendoakan mereka yang diamaini semau yang hadir. Lalu disusul pemberian cindera mata dari Masjid Al-Akbar Surabaya. (MA) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'H Muhammad Faiz Abdul Rozzaq, Penulis Kaligrafi Kiswah Ka'bah Asal Pasuruan':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO