Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Asisten II Sekdaprov, Dr. Jumadi menghadiri resepsi hari ulang tahun ke-60 Kaisar Jepang Naruhito yang diselenggarakan di Ballroom Hotel JW Marriot Surabaya, Kamis (20/2) malam. foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri resepsi hari ulang tahun ke-60 Kaisar Jepang Naruhito yang diselenggarakan di Ballroom Hotel JW Marriot Surabaya, Kamis (20/2) malam.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya turut menyampaikan selamat dan berharap agar hubungan persaudaraan Jatim-Jepang bisa terus meningkat di berbagai sektor.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
“Saya ucapkan selamat ulang tahun untuk Kaisar Naruhito, dan mudah-mudahan persahabatan kita semakin erat,” sebut Emil Dardak, sapaan akrab Wagub Jatim.
Dalam sambutannya, Wagub Emil mengungkapkan kebahagiannya melihat terus meningkatnya hubungan antara Indonesia-Jepang, terlebih lagi Jatim-Jepang. Dari sektor perekonomian, tercatat hingga triwulan III tahun 2019, nilai total realisasi investasi Jepang di Jatim mencapai USD 1,8 M atau Rp. 24,8 T. Nilai tersebut juga disertai dengan kinerja perdagangan Jatim-Jepang tahun 2015-2019 yang mengalami surplus.
“Kita melihat bahwa hubungan secara ekonomi sangat baik antara Jatim dan Jepang. Serta kita juga memiliki perdagangan yang baik dengan Jepang,” ungkapnya.
Selain kerja sama dalam sektor ekonomi, Wagub Emil menuturkan jika sesungguhnya Jatim dan Jepang memiliki kemiripan dalam beberapa aspek, terutama culture yang mengakar di kedua wilayah. Oleh sebab itu sejak tahun 2014, Jawa Timur telah menjadi Sister Province dengan Osaka yang tentunya semakin membuka peluang kerja sama antar kedua wilayah.
“Mudah-mudahan Sister Province ini akan terus berlanjut membawa manfaat seperti pengiriman guru bahasa jepang di Jatim dalam program NIHONGO yang telah dimulai pada 2016 lalu,” tutur orang nomor dua di Jatim itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




