Senin, 10 Mei 2021 05:26

Gus Ipang Nangis Saat Sambutan, Ribuan Massa Hadiri 40 Hari Gus Sholah

Kamis, 12 Maret 2020 23:03 WIB
Editor: MA
Gus Ipang Nangis Saat Sambutan, Ribuan Massa Hadiri 40 Hari Gus Sholah
Ribuan massa yang menghadiri acara peringatan 40 hari wafatnya Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) di Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, Kamis (12/3/2020). .

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Ribuan massa memadati Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur sejak sore, Kamis (12/3/2020). Mereka mengikuti pembacaan Surat Yasin, Tahlil dan serangkaian acara peringatan 40 hari wafatnya Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Tampak para kiai sudah hadir. Antara lain: Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz dan istri Gus Sholah, Nyai Hj Farida Salahuddin Wahid, dan para dzuriyah Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari.

Tampak juga Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Dr Nazaruddin Umar, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Manar Depok Dr KH Manarul Hidayat, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, dan para kiai yang lain.

Gus Ipang, putra Gus Sholah, dalam sambutannya menegaskan ayahandanya selalu berpesan agar memberikan yang terbaik untuk Pesantren Tebuireng. "Dan jangan pernah mengambil sesuatu dari Tebuireng," kata Gus Ipang mengutip pesan Gus Sholah.

BACA JUGA : 

Gelar Silaturahmi, Gus Irfan Kenalkan Gemira ke Alumni Tebuireng

Gus Irfan Prihatin Santri Mbah Moen Gagal Dilantik Perangkat Desa Gara-gara Ijazah Pesantren

Kemendikbud Ceroboh, Pesantren Tebuireng Desak Minta Maaf dan Tarik Naskah Kamus Sejarah Indonesia

​Kotak Amal Makam Gus Dur Sumbang Fakir Miskin Rp 300 Juta Tiap Bulan

Pidato Gus Ipang sempat tersendat. Ia terisak menangis saat menyebut keikhlasan Gus Sholah dalam berjuang, baik untuk kemajuan Pesantren Tebuireng maupun kepentingan NU dan umat. Menurut Gus Ipang, Gus Sholah sangat ikhlas dalam berbuat dan berjuang untuk Tebuireng, untuk umat, untuk Indonesia.

Gus Ipang yang nama lengkapnya Irfan Asy'ari Sudirman itu juga menegaskan bahwa Gus Sholah sangat mencintai perdamaian.

Menurut Gus Ipang, menjelang wafat Gus Sholah sempat menugasi semua anggota keluarga untuk menyelesaikan program yang selama ini dikerjakan Gus Sholah. Antara lain pembangunan rumah sakit, museum KH Hasyim Asy'ari, Unhasy, film, dan sebagainya.

Karena itu ia bertekad bersama para dzuriah dan keluarga besar Tebuireng untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang selama ini dirintis Gus Sholah, tapi belum selesai.

Saat berita ini ditulis Gus Kikin - panggilan akrab KH Abdul Hakim Mahfud, sedang memberi sambutan. Ia menyinggung tentang pentingnya menekankan kembali pengajaran kitab Ta'lim Muta'allim dalam kehidupan sehari-hari. (MA)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan---LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untuk memba...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...