Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Ketua Asluchul Alif memberikan keterangan terkait anggaran penanganan Corona. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Sementara Asluchul Alif menyatakan, Pemkab Gresik bisa realokasi dana apabila membutuhkan tambahan anggaran untuk penanganan sebaran virus Corona. "Bisa melalui sejumlah pos anggaran yang bisa diambil dan Dewan akan setujui untuk kepentingan masyarakat," katanya.
Ia juga meminta Pemkab Gresik menyiapkan media center untuk menginformasikan kondisi terkini (update) terkait perkembangan Covid-19.
Ia juga meminta pemerintah agar selektif terhadap kegiatan kerumunan massa, dan tak terburu-buru mengambil kebijakan isolasi (lockdown), seperti menutup masjid, pasar, dan sarana lain tempat massa berkumpul, baik untuk beribadah maupun transaksi ekonomi.
"Yang penting langkah antisipasi dan pencegahan benar-benar dilakukan dengan realokasi anggaran untuk tangani Covid-19," katanya.
Sementara Anggota Fraksi PKB, Moh. Syafi' A. M. menambahkan, bahwa dewan siap menyetujui anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Corona. "Sesuai dengan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), berapa pun besarnya anggaran untuk penanganan Covid-19 akan disiapkan. DPRD siap mengalokasikan," pungkas Syafi'. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




