Petugas memeriksa suhu tubuh tiap penumpang menggunakan thermo gun.
Langkah-langkah antisipatif dan preventif guna menekan penyebaran Covid-19, lanjut Mahendro, juga sudah dilakukan. Salah satunya dengan pembatasan kapasitas penumpang pada rangkaian KA.
“Mulai 2 April, semua KA, baik itu KA jarak jauh, menengah, maupun lokal dibatasi secara sistem hanya mengangkut 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” ungkapnya.
Perlu diketahui, sebagai langkah upaya penyebaran virus Corona, PT KAI Daop 9 Jember juga sudah membatalkan 4 perjalanan KA akibat penurunan jumlah penumpang secara signifikan.
Namun demikian, Mahendro menegaskan meskipun terdapat pembatalan 4 perjalanan KA serta pembatasan kapasitas penumpang, PT KAI Daop 9 Jember tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang membutuhkan transportasi KA dengan segala protokol pencegahan Covid-19 yang telah diterapkan.
PT KAI juga memperpanjang masa pengembalian bea tiket 100 persen hingga 4 Juni. Hal ini dilakukan guna mengakomodir penumpang yang ingin membatalkan tiketnya.
"Pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100 persen juga berlaku bagi penumpang 4 KA yang dibatalkan operasinya mulai 1 - 30 April 2020," jelasnya.
PT KAI juga mengimbau agar masyarakat melakukan pembatalan tiket secara online menggunakan aplikasi KAI Access. "Guna mempermudah proses pembatalan tiket KA, kami sarankan agar penumpang yang ingin membatalkan tiket dapat memanfaatkan aplikasi KAI Access. Karena lebih mudah, dan tidak perlu datang ke loket stasiun," pangkasnya. (ata/yud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




