TAKZIAH: Wabup Nur Ahmad mengunjungi rumah almarhumah Rukhiyati, di Desa Watu Tulis Prambon, Sabtu (11/4). foto: ist
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin meminta warga tak lagi khawatir dan panik menyusul meninggalnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Rukhiyati (44), warga Desa Watu Tulis Kecamatan Prambon, beberapa waktu lalu.
Sebab PDP tersebut statusnya negatif Covid-19. "Hasil tes lab swab dinyatakan negatif Covid-19. Dan hari ini keluar hasilnya dan sudah diterima oleh Dinkes Sidoarjo," cetus wabup saat mengunjungi rumah almarhumah, Sabtu (11/4).
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo bersama rombongan sengaja datang ke rumah duka untuk meyakinkan warga Desa Watu Tulis, bahwa almarhumah meninggal bukan karena positif Covid-19, melainkan karena komplikasi diabetes dan menjalar ke paru-paru akut.
Almarhumah sempat dirawat di RS rujukan Covid-19, RSU Anwar Medika Balongbendo beberapa hari, hingga akhirnya meninggal dunia pada status PDP, bukan positif.
Menurut informasi, almarhumah tidak pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19 dan tidak pernah keluar kota. Sehari-hari almarhumah sebagai ibu rumah tangga dan memang memiliki riwayat penyakit diabetes sudah lama.
Sejumlah perwakilan dari Pemkab Sidoarjo ikut mendampingi wabup, di antaranya Kepala Dinkes drg. Syaf Satriawarman, S.Pros, Asisten I M Ainur Rahman, serta Forkopimka Prambon.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




