Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menerima bantuan alat-alat kesehatan (alkes) dari Kementerian Kesehatan RI pada Kamis (30/4/2020) malam.
Bantuan alkes berupa alat swab test jenis PCR (Polymerase Chain Reaction), dan Kit (perlengkapannya) itu dikirim ke Surabaya secara bertahap. Sementara ini, baru 2.000 yang tiba di Surabaya, dan 2.000 lagi masih proses pengiriman.
BACA JUGA:
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
- Dukung Buku Saku Kemenkes, Lia Istifhama: Kesehatan Mental Anak Butuh Kerja Sama Lintas Sektor
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan RI, Letjend TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K)RI karena telah membantu pemerintah kota dalam penanganan Covid-19.
"Saya sampaikan terima kasih ke Pak Menteri, karena sudah dibantu. Alat-alat kesehatan itu tadi malam sudah sampai (di Surabaya),” kata Wali Kota Risma, Jumat (1/5/2020).
Presiden UCLG Asia Pasifik ini mengungkapkan, bantuan tersebut sangat berarti bagi Pemkot Surabaya, karena sejumlah pasien yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) hingga saat ini masih menunggu swab test di rumah sakit maupun di rumahnya, sembari mereka melakukan isolasi mandiri.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan dengan alat kesehatan itu diharapkan bisa memutus mata rantai penularan Covid-19, karena memudahkan pemilahan mana yang negatif dan positif.
Sementara dengan adanya bantuan PCR dan Kit dari Kementerian Kesehatan, nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap OTG, ODP, dan PDP.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




