Ilustrasi. (foto: freepik).
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan guru Madin (Madrasah Diniyah), TPQ, dan Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Pasuruan yang terdampak Covid-19, akan mendapatkan paket bantuan sembako dari Pemkab Pasuruan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.
Kabid Perguruan Agama Islam (Pergurag) Dinas Pendidikan Pasuruan, Drs. Yusuf menjelaskan, program pemberian bantuan sembako bagi guru Madin dan TPQ saat ini masih dalam tahap verifikasi data oleh pertugas. Ia mengatakan, pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban ekonomi mereka yang terdampak Covid-19.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
"Data para guru Madin dan TPQ seluruh kabupaten sudah masuk ke dinas, saat ini masih dilakukan verifikasi oleh petugas untuk menghindari terjadinya dobel data," terangnya.
Menurutnya, para guru yang bakal mendapatkan bantuan sembako adalah mereka yang belum masuk data DTKS (Data Terpadu Kesejahteran Sosial). Langkah ini dilakukan, agar penyaluran bantuan bisa tepat sasaran dan tumpang tindih.
Rencananya, penyaluran bantuan sembako tersebut akan disalurkan kepada ribuan guru Madin sebelum lebaran nanti. "Nilai sembako sama, yakni 200 ribu per paket. Kita targetkan penyaluran bantuan diberikan sebelum lebaran nanti, saat ini masih verifikasi data," pungkasnya. (hab/par/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




