Minggu, 25 Oktober 2020 01:17

Kebiasaan Warga Hitung Uang Pakai Ludah, Bupati Ngawi Imbau Perbankan Lebih Waspada

Rabu, 13 Mei 2020 19:02 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Kebiasaan Warga Hitung Uang Pakai Ludah, Bupati Ngawi Imbau Perbankan Lebih Waspada
Bupati Ngawi Budi Sulistyono.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Dengan jumlah pasien yang positif Covid-19 yang cenderung meningkat, Bupati Ngawi Budi Sulistyono memberikan imbauan, khusunya kepada dunia perbankan, agar lebih waspada.

Menurutnya, karyawan perbankan lebih berisiko untuk terpapar virus Corona. Hal tersebut berkaitan dengan perputaran uang. Di sisi lain, dunia perbankan tidak mungkin dihentikan operasionalnya.

"Kita wajibkan semua perbankan me-rapid anggotanya sehingga kita tahu betul perbankan yang tidak dapat dihentikan operasionalnya, maka harus diwaspadai betul," jelas Budi Sulistyono pada awak media, Rabu (13/05).

Hal tersebut berkaitan dengan kebiasaan dari masyarakat yang menghitung uang dengan menggunakan droplet (ludah). Sehingga melalui uang tersebut dimungkinkan virus asal negeri Cina tersebut dapat tersebar. 

"Apalagi diperkuat dengan kebiasaan masyarakat yang belum semua memanfaatkan mesin ATM ataupun transaksi elektronik. Sehingga kemungkinan penyebaran melalui uang lebih besar," ujarnya.

Ia mencontohkan, pasien yang pertama Covid-19 di Ngawi yang merupakan seorang petani dengan aktivitas sering melakukan jual beli gabah atau beras di beberapa wilayah sekitar Ngawi. Meski demikian, hingga saat ini pasien tersebut masih dalam kajian, terkait klaster yang belum diketahui.

"Hubungan uang adalah hubungan yang paling rawan. Mungkin kalau dari bank keluar lebih banyak sehatnya daripada uang yang masuk ke bank," terangnya.

Untuk pencegahan, ia berharap ke depan masyarakat memanfaatkan transaksi elektronik. "Apalagi kebiasaan orang-orang Indonesia menghitung uang memakai droplet," pungkasnya. (nal/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 23 Oktober 2020 18:47 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Kampoeng Anggrek, pikiran orang pasti melayang ke area perkebunan yang asri di Lereng Gunung Kelud. Ya, Kampoeng Anggrek, merupakan kawasan wisata bunga, produksi dan penjualan anggrek. Terletak di Leren...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...