Sabtu, 05 Desember 2020 01:08

Hobi Aquaponik, Bhabinkamtibmas di Tawun Ngawi Bagikan Sayuran dan Ikan Segar ke Tetangga

Minggu, 17 Mei 2020 19:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Hobi Aquaponik, Bhabinkamtibmas di Tawun Ngawi Bagikan Sayuran dan Ikan Segar ke Tetangga
Bripka Bambang sedang memeriksa sayuran dan ikan lelenya.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Seorang anggota polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Tawun, Kecamatan Padas, Ngawi mempunyai hobi bertanam sayuran sekaligus beternak ikan (aquaponik) di halaman rumahnya.

Ia adalah Bripka Bambang Edi Eko Wicaksono, anggota Polres Ngawi yang bertugas di Polsek Padas. Ia bercocok tanam menggunakan media timba plastik besar yang berisi air. Teknisnya, di atas timba juga terdapat bekas gelas air mineral yang ditanami dengan bibit kangkung. Sedangkan air di bawahnya diisi dengan ikan lele.

"Ini sebenarnya dari kegiatan mengisi waktu luang di rumah agar tidak jenuh dan bermanfaat saja mas," jelas Bripka Bambang Edi Eko Wicaksono saat ditemui BANGSAONLINE.com di rumahnya, Minggu (17/05).

Selain bercocok tanam dengan media air, Bripka Bambang juga bertanam di media polybag dengan beragam jenis komoditi sayuran. Salah satunya yang ditanam tersebut adalah bawang merah, tomat, dan lombok.

Hasil aktivitasnya di waktu senggang tersebut, cukup menguntungkan bagi keluarganya dan warga sekitar, terlebih di masa pandemi ini. Pasalnya, untuk ikan lele yang dipelihara di dalam timba plastik besar tersebut dalam kurun waktu dua bulan sudah dapat dinikmati. Begitu pun sayuran kangkungnya, tiap satu minggu sekali dipanen.

"Ya, memang tidak banyak untuk hasilnya, tetapi sudah dapat mencukupi untuk kebutuhan keluarga dan membantu tetangga kanan kiri yang membutuhkan," terang anggota polisi yang lulus dari SPN Porong pada tahun 2004 tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan setelah bergabung dengan Polsek Padas dan bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, serta tinggal di desa didampingi istrinya yang bekerja sebagai tenaga pengajar di sekolah dasar setempat. 

Dengan memanfaatkan halaman yang luas sekitar 18 meter dan 20 meter tersebut, Bripka Bambang menerapkan urban farming dengan bercocok tanam berbagai jenis sayuran di halaman rumah.

"Awalnya, memang iseng untuk mengisi waktu luang yang ternyata bermanfaat dengan dapat menyajikan ikan segar untuk keluarga dan tetangga yang membutuhkan," imbuh pria yang pernah menjadi anggota Satlantas Polres Ngawi selama 10 tahun ini.

Ia menjelaskan, setiap timba plastik dapat menampung sekitar 50 ikan lele dan setiap dua bulan sampai dua setengah bulan sudah dapat dipanen. Sedangkan timba plastik yang berada di samping rumahnya tersebut ada sekitar 10 buah yang berisi ikan lele.

Menurut Bambang, hasil berkebun dan beternak ikan lele di halaman rumahnya tersebut belum dapat dijual ke pasaran. Namun yang pasti, aktivitasnya tersebut sudah dapat membantu menambah lauk keluarga dan warga sekitar yang membutuhkan.

"Intinya bisa saling membantu dengan tetangga sekitar saja. Jadi, belum terpikir untuk menjual ke pasaran," pungkasnya.v(nal/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...