Jumat, 04 Desember 2020 15:59

​Soal Bank Jatim, Fraksi Partai Demokrat Tolak Interpelasi Gubernur

Selasa, 07 Juli 2020 16:10 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
​Soal Bank Jatim, Fraksi Partai Demokrat Tolak Interpelasi Gubernur
Sri Subiati, S.E., Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim. (foto: ist).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejumlah Anggota DPRD Jawa Timur berencana mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa terkait posisi Dirut Bank Jatim. Namun langkah itu tak mudah, karena harus memenuhi beberapa syarat sesuai UU. Di antaranya, minimal diajukan oleh 13 anggota dan didukung lebih dari satu fraksi, serta disetujui oleh pimpinan dewan.

Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Jatim, Sri Subiati menegaskan, pada dasarnya FPD menolak mengajukan interpelasi. Karena selama ini soal Bank Jatim bisa dikomunikasikan secara elegan. Selain itu, hak interpelasi atau hak bertanya kepada gubernur memang tidak dilarang, namun pengajuannya cukup rumit.

"Dan yang tak kalah pentingnya substansi yang diusulkan harus mengenai kebijakan strategis, serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Sesuai penjelasan Pasal 27A, UU Nomor 22 Tahun 2003. Bagi kami, saat ini yang penting menangani pendemi virus corona serta membangkitkan perekonomian warga terkena imbas pendemi ini," tegas politikus berparas ayu ini, Selasa (7/7/2020).

Anggota dewan asal daerah pemilihan Jatim IX ini mengingatkan, jika substansi yang diajukan tidak mendasar, bisa saja pengajuan interpelasi itu ditolak oleh pimpinan dewan. Sebab, parameternya jelas, persoalan yang diajukan harus benar-benar untuk kepentingan hidup masyarakat.

"Saya kira masih ada opsi lain selain mengajukan interpelasi. Selama ini komunikasi antara dewan dengan gubernur juga baik," imbuh Subiati.

Seperti diketahui, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim, Ristu Nugroho berencana menggunakan hak interpelasi. Alasannya, sampai saat ini tidak ada jawaban apa pun dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa atas surat rekomendasi Pimpinan DPRD Jatim yang dikirim pada 20 April 2020 lalu, atau 3 hari sebelum RUPS 24 April 2020 lalu, tentang kekosongan dua jabatan direksi di Bank Jatim yang menjadi salah satu BUMD andalan Pemprov Jatim. (mdr/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...