Sabtu, 15 Agustus 2020 05:31

Ruangan Tak Terpakai, Dinsos Kota Kediri Fasilitasi Tunanetra Buka Praktik Pijat Shiatsu

Rabu, 08 Juli 2020 15:20 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Ruangan Tak Terpakai, Dinsos Kota Kediri Fasilitasi Tunanetra Buka Praktik Pijat Shiatsu
Salah satu ruangan yang tidak terpakai di Kantor Dinas Sosial Kota Kediri di Jalan Brigjen Pol. Imam Bachri No.115 Pesantren, Kota Kediri yang dijadikan praktik pijat. (foto: ist).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dinas Sosial Kota Kediri memfasilitasi sejumlah pemijat tunanetra untuk membuka praktik pijat shiatsu. Berlokasi di salah satu ruangan yang tidak terpakai di Kantor Dinas Sosial Kota Kediri di Jalan Brigjen Pol. Imam Bachri No.115 Pesantren, Kota Kediri, praktik pijat ini telah dimulai sejak akhir bulan Juni lalu.

"Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah, terutama bagi para penyandang disabilitas tunanetra supaya tetap bisa berpenghasilan di tengah pandemi seperti saat ini," ungkap Vina Nurannisa, salah satu pendamping penyandang disabilitas dari Kementerian Sosial RI yang ditempatkan di Dinsos Kota Kediri, Rabu (8/7/2020).

Menurut Vina, pemijat yang terdaftar di dalamnya merupakan pemijat yang membuka praktik mandiri. Sedangkan akibat pandemi ini, penghasilan mereka terpaksa terhenti.

Sementara itu, dalam pelaksanaannya, pengunjung yang berminat untuk pijat bisa pre order terlebih dahulu untuk membuat janji, mengingat tempat yang juga terbatas. Di samping itu, sebelum melakukan praktik pijat, mereka telah melakukan rapid test dan didapati hasilnya nonreaktif.

"Bagi yang mau pijat silakan membuat janji dahulu, untuk kemudian kami atur jadwalnya. Selain itu calon konsumen juga bisa menghendaki siapa yang akan memijat mereka, apakah laki-laki atau perempuan," imbuh Vina.

Karena terbilang cukup baru, praktik pijat refleksi shiatsu ini belum banyak dikenal oleh masyarakat luas. Untuk itu, promo awal buka dibuat untuk menarik masyarakat Kota Kediri dan sebagai upaya untuk mengenalkan kepada masyarakat luas. Selama masa promo, konsumen tidak dipatok tarif, alias sukarela.

“Seluruh pendapatan dari praktik pijat shiatsu ini 100 persen diberikan kepada pemijat, pihak manajemen tidak mengambil keuntungan," jelas Vina.

Lebih lanjut, Vina berharap semoga dengan langkah ini dapat membangkitkan perekonomian di masa pandemi terutama bagi para penyandang disabilitas tunanetra di Kota Kediri. (uji/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...