Minggu, 27 September 2020 23:53

​Jumlah Keluarga Miskin Berpeluang Naik, Bupati Pungkasiadi Minta Bantuan Tepat Sasaran

Rabu, 29 Juli 2020 15:09 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
​Jumlah Keluarga Miskin Berpeluang Naik, Bupati Pungkasiadi Minta Bantuan Tepat Sasaran
Bupati Pungkasiadi saat membuka pelaksanaan verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT) Kabupaten Mojokerto Tahun 2020. (foto: ist).

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Jumlah keluarga miskin penerima manfaat program perlindungan sosial Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kabupaten Mojokerto mencapai 123.707 rumah tangga.

Sementara Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 32.116 KPM (Keluarga Penerima Manfaat), Bansos Pangan Program Sembako 65.689 KPM, BST Unsur Rehsos 345 KPM, BST Kemensos 46.599 KPM, BST APBD 16.445 KPM, dan Jaring Pengaman Sosial Provinsi 23.662 KPM.

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menyebut bahwa kunci penanggulangan kemiskinan adalah data yang terverifikasi dan tervalidasi. Sebab, jika data tidak sesuai dengan kondisi, maka program pemerintah tidak akan tepat sasaran. Pengentasan angka kemiskinan pun tidak akan berjalan maksimal.

“Data adalah kunci. Tanpa itu, sasaran masalah tidak bisa teratasi dengan baik. DTKS keluarga miskin/keluarga penerima manfaat program perlindungan sosial, saya minta harus akurat. Ini agar yang menerima, benar-benar klop dengan kondisi lapangan,” ujar bupati saat membuka pelaksanaan verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT) Kabupaten Mojokerto Tahun 2020 yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto di Hotel Puncak Ayanna Trawas, Rabu (29/7/2020) pagi.

Menghadapi pandemi ini, lanjutnya, banyak macam bantuan turun. Syarat utamanya memang satu tapi cukup berat, yakni tidak boleh ada data ganda. "Posisinya juga berubah-ubah terus, mungkin saudara kita yang biasanya bekerja, tiba-tiba terkena PHK akibat pandemi. Maka dari itu saya minta tolong dikoordinir lagi saudara-saudara kita yang istilahnya ketlisut," pesan bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Lutfi Ariyono pada laporan sambutan menjabarkan beberapa teknis dan garis besar maksud kegiatan. Lutfi bahkan mengingatkan pada para peserta sosialisasi, terkait konsekuensi yang timbul jika warga tidak terdata dalam DTKS.

“Memang ada terjadi NIK dari desa dan kami tidak sama, untuk itu kita cocokkan semua. Kita satukan pemahaman definisi kemiskinan seperti apa. Ke depan, apabila warga panjenengan tidak masuk DTKS, konsekuensinya tidak bisa diusulkan untuk mendapatkan bansos apa pun. Maka dari itu, mohon para kades nanti dengarkan saksama sosialisasi ini. Dalam DTKS, kita hanya memfoto atau menggambarkan kondisi, yang berhak menentukan miskin tidaknya bukan kita, tapi Kemensos. Nanti ada formatnya. Tolong ditanyakan sejelas-jelasnya,” kata Lutfi. (yep/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...