Senin, 08 Maret 2021 12:59

Cung Ket Mengaku Sudah Beli Rumah Mohammad, hingga Tak Ragu Merobohkan

Kamis, 13 Agustus 2020 22:28 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Teguh Prayitno
Cung Ket Mengaku Sudah Beli Rumah Mohammad, hingga Tak Ragu Merobohkan
Cung Ket ketika diwawancarai.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Cung Ket alias Sudjiono, pengusaha pengolahan plastik ini mengaku sudah membeli dua rumah milik Mohammad (57), yang terletak di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

Sehingga dirinya pun tak ragu untuk merobohkan dua rumah yang dulunya pernah menjadi tempat tinggal Mohammad beserta keluarganya tersebut hingga rata dengan tanah.

"Itu milik saya, sudah jual beli komplet dan bersertifikat atas nama saya," kata Cung Ket saat dikonfirmasi beberapa awak media dan LSM di pabrik pengolahan plastik miliknya, di Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Kamis (13/8).

Kendati demikian, saat para awak media meminta ditunjukkan bukti kepemilikannya atas rumah yang ia klaim telah dibelinya dari Mohammad tersebut, Cung Ket tak bersedia. Bahkan, Cung Ket sesumbar untuk melaporkan dirinya ke polisi terlebih dahulu, baru ia bersedia menunjukkan sertifikat hak miliknya tersebut.

"Tidak bisa kalau saya tunjukkan ke sampeyan (para awak media dan LSM). Laporkan dulu ke Polisi. Ya maaf, prosedurnya kan seperti itu. Yang berhak melihat itu polisi," ujar Cung Ket.

Cung Ket pun mengaku sudah beberapa kali didatangi pengacara dan LSM dari pihak Mohammad terkait permasalahan tersebut. Bahkan, dirinya pernah dilaporkan ke polsek setempat saat membongkar rumah Mohammad pada tahun 2018 lalu.

"Dulu kan saya bongkar rumahnya. Dilaporkan ke polsek. Polseknya ya tertawa-tawa saja. Karena saya sudah punya bukti hak milik," kata Cung Ket.

Menanggapi hal tersebut, M Yunus Wahyudi, Ketua LSM Komunitas Pejuang Jalanan (KPJ) beserta Mohammad didampingi istrinya mendatangi Polresta Banyuwangi untuk meminta keadilan.

"Saya disarankan petugas untuk mengecek terlebih dahulu terkait status kepemilikan rumah yang telah dirobohkan oleh Cung Ket tersebut ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi," kata Yunus.

Jika masih atas nama Mohammad, jelas Yunus, laporannya akan diterima atas dugaan pengrusakan, lantaran masih hak milik Mohammad. Namun, jika sudah berubah nama, maka dirinya menduga ada pemalsuan atau rekayasa terkait pengurusan sertifikat hak milik tersebut.

"Karena menurut pengakuan Mohammad dan Imsiyah istrinya, bahwasanya rumah tersebut tidak pernah mereka jual belikan kepada Cung Ket atau siapa pun. Apalagi menandatangani akta jual beli di hadapan notaris," ungkapnya.

Yunus pun menduga, ada yang tidak beres ketika Cung Ket tidak melanjutkan pembangunan di bekas rumah Mohammad yang telah dirobohkanya tersebut, ketika dihentikan paksa oleh Satpol PP karena tidak adanya IMB.

"Saya curiga, ketika Cung Ket ini membangun dan tidak bisa mengurus IMB. Berarti nama sertifikat rumah itu adalah masih atas nama Mohammad," ujarnya.

"Saya berharap, Bapak Kepolisian bisa mengayomi dan melindungi serta menolong orang orang lemah yang lemah seperti Mohammad dan istrinya ini," pungkas Yunus. (bwi1/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...