Minggu, 01 Agustus 2021 05:25

Tafsir Al-Kahfi 29: Umar Ibn Al-Khattab Menghentikan Zakat Bagi Mu'allaf

Minggu, 06 September 2020 22:28 WIB
Editor: Redaksi
Tafsir Al-Kahfi 29: Umar Ibn Al-Khattab Menghentikan Zakat Bagi Mu
Ilustrasi.

Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*

29. Waquli alhaqqu min rabbikum faman syaa-a falyu'min waman syaa-a falyakfur innaa a’tadnaa lilzhzhaalimiina naaran ahatha bihim suraadiquhaa wa-in yastaghiitsuu yughaatsuu bimaa-in kaalmuhli yasywii alwujuuha bi'sa alsysyaraabu wasaa-at murtafaqaan

Dan katakanlah (Muhammad), “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir.” Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta pertolongan (minum), mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.


BACA JUGA : 

Tafsir Al-Kahfi 66-68: Nabi Khidir A.S. Mengkritik Pengajaran Model Klasikal

Tafsir Al-Kahfi 65: Nabi Khidir A.S. Sudah Wafat

Tafsir Al-Kahfi 65: Khidir A.S., Nabinya Komunitas Green Peace

Tafsir Al-Kahfi 61-64: Guru Mendatangi Murid atau Murid Mendatangi Guru

TAFSIR AKTUAL

Riwayat yang menyatakan bahwa Umar ibn al-Khattab tidak memberi jatah zakat kepada muallaf cukup bagus dijadikan pelajaran. Para muallaf menggerutu dan ada shahabat yang membela, bahkan protes terhadap kebijakan Umar ini. Pembelaan shahabat itu merujuk al-Tawbah:60.

Umar menjawab, bahwa distribusi zakat untuk muallaf sebagaimana tertera pada ayat tersebut tidaklah mutlak. Bagi Umar, ayat 60 al-Taubah itu cocok untuk Islam yang masih membutuhkan sponsor, pendukung, pemeluk, seperti pada masa awal. Kini islam sudah sangat kuat dan tidak perlu merayu apalagi memanjakan mereka. Yang mau beriman silakan, dan yang mau kafir silakan. "fa man sya' falyu'min wa man sya' falyakfur". Masing-masing ada konsekuensinya.

Dalil ayat dibalas dengan ayat. Umar mampu memposisikan ayat pada situasi yang pas dan lebih bermaslahah. Jika terus-terus memberi zakat kepada mu'allaf, maka terkesan Islam itu murahan dan butuh pemeluk. Maka Umar memilih Islam yang berwibawa dan elegan, bukan Islam yang murahan.

Ada riwayat berbeda, bahwa Baitul Mal, kas negara mencatat ada beberapa mu'allaf yang sudah diberi zakat tahun silam kembali lagi dan terus meminta zakat lagi. Rupanya dia memanfaatkan status muallafnya untuk mendapatkan subsidi. Umar melihat orang macam ini tidak ada upaya menjadi muslim yang baik. Maka jatah zakat diputus berdasar ayat kaji ini. Allah a'lam. 

*Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag adalah Mufassir, Pengasuh Rubrik Tafsir Alquran Aktual HARIAN BANGSA, dan Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an (MQ), Tebuireng, Jombang.

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...