Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Khomariyati membenarkan kabar duka yang menimpa tenaga medis RSUD dr. R. Koesma tersebut.
"Iya benar, satu dokter RSUD meninggal karena terinfeksi Covid-19," ujarnya.
Perempuan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban itu menyampaikan, hingga saat ini sudah dua tenaga medis di Kabupaten Tuban yang meninggal dunia.
"Total ada 2 tenaga medis yang meninggal karena tertular Covid-19," pungkasnya.
Sekadar diketahui, berdasarkan update persebaran penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban, terdapat sebanyak 516 orang terkonfirmasi positif. Di mana 417 orang dinyatakan sembuh, 36 orang menjalani perawatan, dan 63 orang meninggal dunia. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




