Jumat, 27 November 2020 16:02

Pilkada Serentak 2020 Dipastikan Tetap Berlangsung, Pemerintah Siapkan Strategi Khusus

Jumat, 02 Oktober 2020 15:11 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Pilkada Serentak 2020 Dipastikan Tetap Berlangsung, Pemerintah Siapkan Strategi Khusus
Bupati Fadeli saat video conference. (foto: ist).

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah memastikan bahwa pilkada serentak yang diagendakan pada 9 Desember 2020 mendatang tetap dilaksanakan. Hal ini diungkapkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Anev) Pelaksanaan Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 melalui video conference, Jumat (2/10/2020).

"Dengan mengoptimalkan protokol kesehatan secara ketat dan strategi sosialisasi secara tepat demi kesehatan masyarakat, diharap pilkada akan tetap memberi rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.

Dalam rakor tersebut, hadir pula Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Ketua Bawaslu RI, Abhan, Plh. Ketua KPU RI, Ilham Saputra, dan beberapa undangan lainnya.

Sementara Bupati Lamongan, Fadeli bersama Forkopimda Lamongan, KPU, dan Bawaslu Lamongan menghadiri rakor tersebut di Command Center Pemkab Lamongan.

Ketua Bawaslu RI, Abhan menyebutkan, untuk meminimalisir pelanggaran yang dilaksanakan paslon saat kampanye, pihaknya telah membuat langkah-langkah strategis dalam hal pengawasan dan penindakan terhadap protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan kampanye.

“Strategi yang Bawaslu lakukan, di antaranya pemutakhiran menjelang tahapan kampanye, pengawasan pokja pencegahan dan penindakan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19, penyampaian struktur dan mekanisme kerja pencegahan dan penindakan pelanggaran protokol kesehatan, panduan pengawasan kampanye dan imbauan pencegahan serta penertiban alat peraga petunjuk pelaksanaan, dan penanganan pelanggaran protokol dalam setiap tahapan pilkada,” ujar Abhan.

Sementara itu, Mendagri Muhammad Tito Karnavian memberikan contoh strategi kampanye yang sekaligus mendukung penanganan Covid-19. “Untuk menyukseskan pilkada, kampanye perlu dilakukan dengan inovasi dan kreativitas tanpa melanggar protokol kesehatan," ujarnya.

"Seperti dengan bagi-bagi masker, hand sanitizer atau menyumbang tempat mencuci tangan. Namun tentunya dikemas dengan tidak bergerombol yang bisa memicu pelanggaran," pungkasnya.

Plh. Ketua KPU RI, Ilham Saputra menyebutkan, berdasarkan status penetapan, ada 723 paslon. Terdiri dari 25 paslon gubernur (9 provinsi), 599 paslon bupati (224 Kabupaten), dan 99 paslon wali kota (37 kota) yang akan mengikuti pilkada serentak. (qom/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...