Sabtu, 06 Maret 2021 20:53

​Reksa Natura Indonesia Jadi Tuan Rumah Pameran Keris dan Uji Kompetensi Batik

Minggu, 25 Oktober 2020 13:51 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Ahmad Fuad
​Reksa Natura Indonesia Jadi Tuan Rumah Pameran Keris dan Uji Kompetensi Batik
Hardi Utoyo mempertunjukkan keris jenis Winongan. foto: ahmad fuad/ bangsaonline.com

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Yayasan Reksa Natura Indonesia (RNI) Pasuruan menggelar pameran keris dan uji kompetensi batik, yang diikuti pemerhati budaya keris dan pengembangan batik Natura se-wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Kegiatan tersebut diikuti 70 peserta seniman dan budayawan.

"Yayasan RNI itu scope-nya nasional, khusus pemerhati batik alami," jelas Ketua Pembina Yayasan RNI H. Hardi Utoyo kepada BANGSAONLINE.com di Omah Pring, Jl. Raya Bypass, Pandaan, Pasuruan, Minggu (25/10).

Acara tersebut digelar selama dua hari, mulai Sabtu (24/10) hingga Minggu (25/10) oleh yayasan RNI yang merupakan pemerhati dan pengembangan batik di Kabupaten Pasuruan.

Sedang uji kompetensi batiknya adalah jenis batik natura yang terbuat dari dedaunan murni pewarnaan alam, tanpa campuran zat kimia. Batik tersebut, menurut Hardi, sudah teruji keasliannya, sehingga kualitas batiknya tidak gampang luntur.

Sementara untuk pameran keris, menyuguhkan berbagai jenis keris. Antara lain Keris Winongan atau istilah lain Tombak Bugel, asli keris asal Pasuruan. Keris tersebut hingga kini menjadi ikon pasuruan.

Kemudian Keris Dapur (wajah) Pulanggeni, merupakan jenis keris di era kerajaan Mataram. Keris Dapur Brojool Winongan Tuban, Keris Dapur Tilam Sari, Keris Naga Sasra, dan keris pusaka lainnya.

Tujuan dari kegiatan ini, menurut Hardi, untuk menyadarkan generasi muda bangsa, di samping untuk melestarikan budaya leluhur nenek moyang, yang akhir-akhir ini hampir punah.

Hardi berharap pemerintah ada perhatian terhadap pelestarian budaya. "Karena keris dan batik adalah sebuah simbol khas suatu daerah. Apalagi Pasuruan sendiri memiliki sebuah keris khas yang dikenal diwilayah luar daerah yakni keris winongan," pungkasnya. (afa)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...