Mayat sebelum dievakuasi.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Penemuan mayat bocah jenis kelamin laki-laki dengan kondisi kedua tangan dan kaki terikat di eks kubangan galian C, tepatnya area wisata Bukit Jamur di Desa Bungah Kecamatan Bungah, telah dievakuasi petugas Polsek Bungah, Jumat (30/10/2020, petang.
Mayat diperkirakan berusia 12-14 tahun itu saat ini berada di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses autopsi, setelah dievakuasi petugas dengan berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap. Polres Gresik saat ini tengah melacak identitas korban. Sebab, tak ditemukan identitas di tubuh korban. Polisi juga tengah memburu pelaku yang diduga menghabisi nyawa korban.
BACA JUGA:
- Ratusan Personel Polres Gresik Dikerahkan di Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- Peluru Bersarang di Kaki Pelaku Curanmor 4 TKP Usai Melawan saat Dibekuk Anggota Polres Gresik
- Pimpin Upacara 1 Juni, Kapolres Gresik: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Pajangan di Dinding
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Gresik Bacakan Amanat Kepala BPIP
Data awal yang dikantongi petugas Polsek Bungah, mayat bocah berjenis kelamin laki-laki tersebut mengenakan baju koko lengan pendek, dan sarung berwarna coklat dengan kondisi kedua tangan terikat ke belakang, dan kedua kaki juga terikat tali tambang.
Mayat kali pertama diketahui saksi Nur Amin Grobokan (15), dan Solahudin Ahmad Pahami (16), Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Islam Tegal Joyo, Desa Bungah, Kecamatan Bungah. Kedua santri ketika itu tengah mencari mangga di sekitar area tambang Bukit Jamur.
Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk. Diduga kondisi mayat sudah membusuk selama dua hingga tiga hari. Sebab muncul bau menyengat sangat tajam dari jenazah korban.
Kapolsek Bungah, AKP Sujiran kepada wartawan menyatakan, pihaknya saat ini tengah melacak identitas korban. "Kami tengah identifikasi korban," katanya, Jumat (30/10/2020) malam.
Kapolsek membenarkan, mayat korban awalnya diketahui saksi Nur Amin Grobokan (15) dan Solahudin Ahmad Pahami (16) yang merupakan Santri Ponpes Darul Islam Tegal Joyo, Desa Bungah, Kecamatan Bungah.
"Jadi, saat ditemukan kedua saksi, mayat terlungkup di kubangan air eks tambang galian C di sekitar Bukit Jamur Bungah," terangnya.
Menurut kapolsek, kedua saksi saat itu tengah mencari mangga di sekitar area tambang Bukit Jamur. Nah, ketika menyusuri area kubangan tambang, kedua saksi melihat seorang laki-laki terlungkup dengan kondisi tangan terikat. Penemuan mayat itu lalu dilaporkan warga.
Ditambahkan Kapolsek, sebelumnya ada info anak hilang dua hari yang lalu di Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah.
"Dugaan sementara korban pembunuhan. Kami masih melakukan penyelidikan serta memeriksa sejumlah saksi-saksi. Jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk autopsi," terangnya.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat yang keluarganya hilang dengan ciri-ciri dimaksud bisa menghubungi atau datang ke Polsek Bungah. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




