Asluchul Alif saat berbincang dengan wartawan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Cawabup Gresik Nomor Urut 1, dr. Asluchul Alif mengungkap hasil survei dari The Republik Institute dan Pusdeham, dua lembaga yang digandeng pasangan calon Qosim-Alif (QA) untuk melakukan riset.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan hingga bulan Oktober 2020, Alif mengklaim bahwa QA unggul telak dari paslon nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat), dengan selisih 35 persen.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Ketua PDIP Gresik: DPP Perintahkan Tegak Lurus
- Bupati Gresik Ikut Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Anha: Dia Bupati Golkar
- Digelar 26 Februari, Tempat Pelantikan Gus Yani-Bu Min Tunggu Hasil Rapat dengan Gubernur
- PDIP Gresik Gelar Tasyakuran Jelang Pelantikan Gus Yani - Bu Min 17 Februari Mendatang
"Saya belum bisa menyebutkan persentasenya QA surveinya sudah berapa. Tapi, QA meninggalkan jauh Niat dengan selisih sekira 35 persen," ungkap dr. Alif kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (3/11/2020).
Namun demikian, lanjut dr. Alif, potensi perubahan peta dukungan masyarakat terhadap kedua paslon masih sangat besar. "Jadi, baik pendukung QA maupun Niat potensi dukungan pemilih berubahnya masih kisaran 50 persen," terangnya.
Alif mencontohkan, jika dukungan publik terhadap Paslon QA 60 persen, maka 50 persennya atau 30 persennya berpotensi berubah untuk beralih ke Niat. "Hal ini juga terjadi pada pendukung Paslon Niat," urainya.
Karena itu, Alif mengatakan saat ini QA intens menggalang dukungan ke berbagai kalangan, utamanya millenial. Sebab, berdasarkan 918.192 pemilih yang telah ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU Gresik, pemilih kalangan milenial (muda) mendominasi. Angkanya 50-60 persen dari jumlah DPT.






