Senin, 18 Januari 2021 08:20

​Tersangka dengan Barang Bukti Ribuan Pil Koplo yang Diamankan Petugas, Jaringan Rutan Medaeng

Jumat, 13 November 2020 19:02 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
​Tersangka dengan Barang Bukti Ribuan Pil Koplo yang Diamankan Petugas, Jaringan Rutan Medaeng
Tersangka dengan barang bukti ribuan pil koplo. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pasca tertangkapnya Risal Yuhardiman (32), pengedar pil koplo asal Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Penyidik Satreskoba Polresta Sidoarjo melakukan pemeriksaan mendalam.

Hasilnya, ribuan butir pil koplo yang sebelumnya diberitakan seribu butir tersebut ternyata didapat dari Bejo (DPO), seorang residivis Rutan Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

"Menurut informasi, Bejo ini baru dua minggu keluar dari rutan. Dan kini masih dalam pengejaran," kata Kanit Resnarkoba Polresta Sidoarjo, Ipda Denta Juhara, Jumat (13/11/2020).

Kedekatan tersangka dan Bejo sebatas teman nongkrong. Tersangka dititipi Bejo sebanyak 100 ribu butir pil koplo. Namun dari 100 ribu butir pil koplo tersebut sudah terjual sebanyak 55 ribu butir.

"Awalnya tersangka ini mendapat titipan sebanyak 100 ribu butir pil koplo yang dimasukkan ke dalam 100 botol dan masing-masing berisi 1.000 butir yang kemudian disimpan di dalam karung," terangnya.

Denta menambahkan, puluhan ribu yang terjual tersebut sasarannya yakni teman-temannya dari yang berstatus pekerja maupun pelajar. "Diedarkan di kawasan Wage, Gedangan, dan Waru," ucapnya.

Karena telanjur sudah diedarkan khususnya kepada pelajar, Denta berharap kepada orang tua agar selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

"Kalau ada yang mencurigakan, bisa langsung lapor agar kita tindak lanjuti," terangnya.

Sementara penangkapan Risal yang merupakan seorang duda, berawal dari hasil pengembangan. "Setelah mendapat informasi langsung kami lakukan penangkapan. Saat itu tersangka sedang berada di sebuah kos kawasan Wage," jelasnya.

Seorang jukir minimarket tersebut kepada petugas mengaku sudah tiga kali tertangkap. Dia jadi pengedar karena butuh tambahan uang. "Untuk kebutuhan," pungkasnya. (cat/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...