Senin, 08 Maret 2021 13:21

Tiap Tahun Naik, Pemkab Sumenep Telah Gelontorkan Dana Desa Rp 1 Triliun Lebih

Kamis, 03 Desember 2020 18:04 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Alan Sahlan
Tiap Tahun Naik, Pemkab Sumenep Telah Gelontorkan Dana Desa Rp 1 Triliun Lebih
Monitoring dan evaluasi penggunaan dana desa.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Total anggaran Dana Desa (DD) untuk 330 desa se-Kabupaten Sumenep dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan. Pemerintah, terhitung sejak tahun 2015 sampai 2020 telah menggelontorkan dana desa ke Kabupaten Sumenep yang total anggarannya mencapai Rp 1 triliun lebih.

“Yang total keseluruhan Rp 1.533.717.643.000,” ungkap Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim pada Workshop Monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa (DD) Kabupaten Sumenep, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (03/11/20).

Adapun rinciannya dari total anggaran dana desa itu, yakni pada tahun 2015 pagunya sebesar Rp 94.880.517.000, tahun 2016 sebesar Rp 212.948.150.000, tahun 2017 sebesar Rp 271.773.005.000.

“Sedangkan pada tahun 2018 sebesar Rp 278.366.376.000, tahun 2019 Rp 338.029.495.000, dan pagu dana desa tahun 2020 sebesar Rp 337.720.100.000,” imbuhnya.

Penyaluran dana desa pada tahun 2020 dari total anggaran sebesar Rp 337.727.100.000 sudah tersalurkan sebesar Rp 270.731.706.950 atau sekitar 80,16 persen.

Dan jumlah perolehan dana desa terbesar pada tahun 2020 adalah Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken sebesar Rp 1.862.827.000. Dan desa yang memperoleh dana desa terkecil adalah Desa Gedungan, Kecamatan Batuan sebesar Rp 742.385.000.

Adapun kendalanya, lanjut Bupati Busyro ada pada penyaluran dana desa di antaranya, sinkronisasi realisasi dana desa Tahun Anggaran 2019 dalam aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dengan aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN) belum selesai.

“Dan laporan realisasi penyerapan serta capaian output dana desa sampai dengan tahap II belum selesai dilaksanakan juga laporan konfergensi pencegahan stunting tingkat desa pada tahun anggaran sebelumnya belum selesai,” tandas bupati dua pereode ini.

Selain itu, adanya faktor teknis terkait dengan jaringan internet di daerah kepulauan yang belum baik kualitasnya, sehingga memengaruhi penggunaan sistem aplikasi dana desa dan penggunaan dana desa untuk BLT DD sering terjadi penerima manfaat yang tercatat untuk bantuan lain. Sehingga, secara administratif harus diubah di APBDes, serta adanya dinamika regulasi peraturan perundang-undangan yang sering berubah karena pandemi Covid-19, baik Peraturan Menteri Desa dan PDTT maupun Peraturan Menteri Keuangan.

“Pada tahun anggaran 2020 saja sudah tiga kali regulasi itu berubah, sehingga desa yang sudah memprogramkan kegiatan fisik harus merubah ke kegiatan penanganan Covid-19, tentu saja ada penilaian bahwa pemerintah desa tidak konsisten terhadap perencanaan pembangunan desa,” pungkasnya.

Pada Workshop Monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa Kabupaten Sumenep sebagai Pemateri adalah MH. Said Abdullah, anggota Komisi XI DPR RI, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Kepala KPPN Pamekasan dan Pimpinan BPKP. (aln/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...