Selasa, 02 Maret 2021 14:16

Di Ponorogo, Warga Amankan Mobil Bawa Uang Ratusan Juta Diduga untuk Money Politics, 1 Pelaku Kabur

Minggu, 06 Desember 2020 16:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Di Ponorogo, Warga Amankan Mobil Bawa Uang Ratusan Juta Diduga untuk Money Politics, 1 Pelaku Kabur
Dua dari tiga pelaku saat dimintai keterangan di Bawaslu Ponorogo.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Dua mobil yang membawa uang ratusan juta rupiah diamankan oleh warga Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Minggu (6/12/2020). Diduga, uang tersebut akan digunakan sebagai money politics untuk dibagi-bagikan kepada warga.

Sebelum dilakukan penggerebekan, warga mencurigai sejumlah orang ditengarai membawa uang ratusan juta rupiah dengan mengendarai dua mobil Avanza putih bernopol AE 1769 TF dan Xenia AR 1045 TG. Mobil itu masuk ke kampung-kampung.

Melihat hal tersebut, warga yang sudah siaga langsung menghentikan dan menangkap pengendara mobil tersebut serta dilakukan penggledahan. Namun belum sempat digeledah, salah satu penumpang kabur membawa uang yang diduga hendak dibagikan.

Sementara 3 orang termasuk driver berhasil diamankan warga. Dalam penggeledahan itu, warga juga menemukan sebilah senjata tajam jenis parang serta handphone yang berisi percakapan pesan perintah agar uang itu didistribusikan untuk money politics.

Atas kejadian itu, puluhan massa langsung mendatangi Bawaslu Ponorogo guna melaporkan dugaan kegiatan pembagian uang atau money politics yang dilakukan salah satu paslon.

Warga juga beramai-ramai membawa dua mobil beserta 3 penumpangnya ke Polsek Sawoo. 

Didik Harianto, salah satu warga mengatakan para penumpang mobil itu mengaku diperintah oleh Korcam Paslon 02 untuk melakukan distribusi uang ke warga.

"Polsek Sawoo melimpahkan kasus tersebut ke Bawaslu Ponorogo. Tiga pengendara dan dua mobil serta barang bukti senjata tajam turut diamankan sebagai barang bukti. Untuk langkah selanjutnya nanti akan tetap mengharapkan proses, baik itu pidana pemilu atau pidana untuk terus ditindaklanjuti sesuai perundang-undangan yang berlaku," ujar Didik.

Sementara itu, Marji Nurcahyo, Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Ponorogo menegaskan akan mendalami kasus dugaan money politics tersebut. "Jika terbukti dan memenuhi unsur pelanggaran pemilu, bawaslu akan meneruskan ke Sentra Gakumdu," tegasnya. (nov/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 02 Maret 2021 10:04 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Para tokoh konservatif di-bully. Gara-gara mereka dikabarkan menyembah berhala emas Donald Trump. Ini mengingatkan pada kasus jaman Nabi Musa. Tapi pendeta Tommy Zegan, sang pembuat patung membantah. Lalu bagaimana...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...