Sabtu, 06 Maret 2021 21:26

Rombongan Kades Batu dan Bengkulu Studi ke Pusat Diklat Desa Miliarder Sekapuk Gresik

Sabtu, 26 Desember 2020 10:04 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Rombongan Kades Batu dan Bengkulu Studi ke Pusat Diklat Desa Miliarder Sekapuk Gresik
Rombongan Desa Punjul, Kota Batu saat studi banding ke Desa Sekapuk.

GRESIK, BANGSANLINE.com - Keberhasilan Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, mengembangkan potensi Desa Wisata Setigi (Selo Tirto Giri), menarik perhatian dari berbagai desa di tanah air. Sebab melalui Wisata Setigi itu, Sekapuk menjelma jadi desa miliarder di Indonesia.

Hal itu pun menginspirasi sekaligus memmotivasi desa-desa lain untuk belajar memajukan desa. Jumat (25/12) kemarin, Desa Batu Jawa Timur dan Desa Muara Langkap, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang Bengkulu, melakukan studi tiru ke Desa Sekapuk.

"Kami ingin seluruh desa di Indonesia bareng-bareng menjadi desa miliarder. Untuk itu, sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kami pada kemajuan desa, Pemdes Sekapuk mendirikan PDDM (Pusat Diklat Desa Miliarder)," ujar Kades Sekapuk Abdul Halim usai menerima kunjungan Pemerintah Desa (Pemdes) Batu dan Muara Langkap, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Jumat (25/12/2020).

Kades berjuluk Ki Begawan Setigi ini mengaku bersyukur lantaran belum sepekan PDDM berdiri, berbagai desa di Indonesia langsung merespons cepat dengan mengajukan permohonan studi tiru ke Pemdes Sekapuk. Dengan harapan, bisa mendapatkan ilmu sehingga desa mereka bisa lebih maju dan berkembang pesat.

"Alhamdulillah, sudah banyak rombongan pemerintah desa (pemdes) di tanah air yang melakukan studi tiru ke desa kami. Dan yang lebih menggembirakan sekaligus membuat kami bersyukur, ternyata banyak desa yang sudah terkenal, bahkan menjadi maskotnya pariwisata, justru berkunjung ke wisata Setigi Sekapuk," beber dia.

Di antara yang melakukan studi banding ke Desa Sekapuk adalah dari Gianyar Bali, Batu Malang, hingga dari Desa Muara Langkap, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu.

Sebelumnya sambung Halim, Pemdes Sekapuk dan Wisata Alam Setigi juga dikunjungi rombongan Kades dari Madura, Tulungagung, Kendal Jawa Tengah, Desa Buko Demak, bahkan dari Sumatera, Sulawesi, hingga Kalimantan. Mereka semua ingin belajar bareng untuk membangun desanya.

"Tidak ada kata tidak bisa selama kita berusaha. Kemajuan desa bisa menjadi tanggung jawab masyarakat yang domisili di desa tersebut. Mari belajar bareng untuk wujudkan pendapatan asli desa (PADes) lebih maksimal lagi dan ke depannya dengan capaian PADes miliaran rupiah. Jika ekonomi kerakyatan kuat, maka ekonomi desa dan negara akan kuat. Membangun desa sama dengan membangun bangsa," pungkas dia. (hud/ns)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...