Rabu, 16 Juni 2021 13:38

Tafsir Al-Kahfi 46: Harta, Anak Sebagai Hiasan

Minggu, 27 Desember 2020 23:15 WIB
Editor: Redaksi
Tafsir Al-Kahfi 46: Harta, Anak Sebagai Hiasan
Ilustrasi. (iStockphoto)

Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*

46. almaalu waalbanuuna ziinatu alhayaati alddunyaa waalbaaqiyaatu alshshaalihaatu khayrun ‘inda rabbika tsawaaban wakhayrun amalaan

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.


BACA JUGA : 

Tafsir Al-Kahfi 65: Khidir A.S., Nabinya Komunitas Green Peace

Tafsir Al-Kahfi 61-64: Guru Mendatangi Murid atau Murid Mendatangi Guru

Tafsir Al-Kahfi 61-64: Andai Android Zaman Musa A.S.

Tafsir Al-Kahfi 60: Kecongkakan Nabi Musa A.S.

TAFSIR AKTUAL

Setelah membicarakan kehidupan dunia yang ditamsilkan dengan air dan tetumbuhan yang cepat mekar dan mudah layu, lalu berguguran, kini Tuhan memberitahukan bahwa harta dan anak itu bagai hiasan hidup, zinah al-hayah al-dunya. Banyak sifat yang diberikan oleh al-quran soal anak, antara lain:

Pertama, anak sebagai penyejuk jiwa, penenteram hati, qurrah a'yun (al-furqan: 74), di mana orang tua senang sekali, ayem banget, bangga betul mempunyai anak seperti itu. Misalnya, perilakunya shalih, pinter, sopan, dan mengerti.

Tidak perlu diomongi banyak-banyak, cukup dengan isyarat atau kalimat pendek dia sudah melakukan tindakan yang menyenangkan dan bermanfaat, baik bagi manusia maupun agama. Anak begitu itu, di samping merupakan anegerah dari Tuhan, anak tersebut hasil pendidikan yang bagus, riyadhah yang kuat dari orang tuanya.

Kedua, anak yang menjadi musuh, 'aduw bagi orang tuanya (al-taghabun:14). Apa yang menjadi nasihat orang tuanya selalu dibantah. Disindir, tidak mengerti. Dinasihati halus dan pelan-pelan, tidak diperhatikan. Diomongi kasar, tersinggung dan membantah. Diberi pelajaran fisik, melawan. Na'udz billah min dzalik.

Ketiga, anak sebagai ujian bagi orang tua, fitnah (al-taghabun:15). Mirip dengan perilaku anak sebagai 'aduw. Hanya saja yang fitnah ini lebih lunak ketimbang yang aduw. Saat dinasihati memang diam, merunduk, tapi tidak menggubris. Ada saja yang dia lakukan, ujung-ujungnya mengecewakan dan memberatkan orang tua.

Keempat, anak sebagai hiasan keluarga, zinah seperti pada ayat kaji ini. Namanya hiasan tentu indah dipandang, sedap dilihat, pamor di permukaan, tapi hakikatnya tidak ada manfaatnya bagi agama. Anda punya anak juara menari, berdansa, main game tingkat internasional, maka bukan main sanjungan publik dan keluarga anda pamor. Tapi tidak ada manfaatnya bagi agama.

*Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag adalah Mufassir, Pengasuh Rubrik Tafsir Alquran Aktual HARIAN BANGSA, dan Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an (MQ), Tebuireng, Jombang.

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...